Selasa, 2 September 2014

News / Olahraga

Uji Coba Resmi MotoGP 2012

Lorenzo dan Spies Sangat Puas

Kamis, 1 Maret 2012 | 23:08 WIB

SEPANG, Kompas.com - Jorge Lorenzo dan Ben Spies merasa senang dengan hasil positif yang Yamaha raih selama tiga hari uji coba resmi pra-musim MotoGP 2012 di Sepang, Malaysia. Pasalnya, dalam tes sejak 28 Februari hingga 1 Maret ini, mereka tampil cukup konsisten, meskipun masih tetap berada di belakang Honda.

Pada uji coba hari kedua, kemarin, Yamaha tampil dominan dengan Spies berada di urutan teratas. Tetapi posisi itu mereka raih karena seluruh pebalap Honda absen lantaran ada pengujian lebih lanjut pada mesin RC213V.

Menurut Lorenzo, dia fokus pada simulasi balapan pada sesi sore tadi. Ternyata kecepatannya cukup bagus, meskipun ban belakang lebih cepat aus dibandingkan dengan motor 800 cc tahun lalu.

"Ya, sore ini merupakan salah satu simulasi balapan terberat dalam karierku karena mengendarai 1.000 cc lebih melelahkan, dan ban belakang tampaknya sudah jeblok setelah lap ketiga atau keempat," terang pebalap Spanyol tersebut.

"Setelah ini, perasaan tetap sama, tetapi ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Ini hampir seperti balapan saat hujan, berusaha mengontrol bagian belakang saat keluar tikungan dan akselerasi.

"Saya berhasil menyelesaikan simulasi dengan kecepatan yang bagus, sehingga secara keseluruhan hasil tes ini positif. Terima kasih kepada Yamaha atas kerja keras mereka."

Hal senada juga diungkapkan Spies, yang hari ini sempat mengalami kecelakaan dan melorot ke urutan kedelapan setelah kemarin menjadi tercepat. Pebalap Amerika Serikat ini mengatakan, dia mendapat banyak pelajaran.

"Kami beruntung bisa mengetes beberapa pengaturan elektronik baru, yang mana mengalami perubahan besar. Kami juga mencoba beberapa pengesetan shock yang berbeda, yang mana merupakan sebuah langkah besar untuk maju.

"Tetapi memalukan karena ada kecelakaan, tetapi kami tahu dari tes ini bahwa motor memiliki potensi besar, sehingga kami bisa pergi ke Jerez dengan kepercayaan diri yang tinggi."

 


Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Sumber: