Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 21:35 WIB
Polo Air
DKI Jakarta Gagal Sandingkan Gelar Juara
Didit Putra Erlangga Rahardjo | Agus Mulyadi | Sabtu, 25 Februari 2012 | 20:28 WIB
|
Share:
Kompas/Didit Putra Erlangga Pertandingan polo air antara tim putera DKI Jakarta melawan Sumatera Utara, di Bandung, Rabu (22/2/2012) lalu.

BANDUNG, KOMPAS.com - DKI Jakarta gagal menyandingkan gelar juara yang diraih tim putera, dalam Kejuaraan Nasional Polo Air U-19 yang berakhir Sabtu (25/2/2012) ini. Tim puteri DKI harus puas di posisi kedua, setelah ditundukkan tim dari Provinsi Jambi melalui laga yang sengit.

Tim putera DKI Jakarta mengalahkan tim Jawa Barat, dalam babak final Kejurnas Polo Air U-19 yang digelar di Kolam Renang Tirta Lega, Kota Bandung, dengan hasil 14-5. Permainan tim yang dimotori Andi Muhammad Uwaizulqarni di atas lawan, sehingga memimpin sejak babak pertama dan makin agresif pada paruh ke dua permainan.

Sayangnya, hasil tersebut tidak bisa diraih tim puteri, karena harus puas dengan kekalahan 4-7. Jambi dengan ujung tombak kapten mereka, Ilham Damiati, berhasil meredam permainan DKI Jakarta, sehingga bermain minim produksi gol.

Tim Jambi juga banyak tertolong oleh aksi kiper yang juga menjadi pemain tim nasional Indonesia dalam SEA Games, Ayudya Suidarwanty Pratiwi.

"Pemain yang kami turunkan saat ini adalah pemain lapis kedua. Pertandingan ini menjadi kesempatan yang baik, untuk memberikan pengalaman bertanding untuk Pekan Olahraga Nasional 2016 mendatang," ujar Pelatih Tim Puteri DKI Jakarta, Lucky Damapoli.

Dengan berakhirnya Kejurnas Polo Air U-19, berarti Jambi menjadi jawara untuk tim puteri, diikuti DKI Jakarta dan Jawa Barat. Begitu pula dengan DKI Jakarta yang menjadi jawara di grup putera diikuti Jawa Barat kemudian Sumatera Utara.

Permainan cemerlang Ayudya pada babak akhir kejurnas, berbuah gelar penjaga gawang terbaik oleh panitia. Rekan satu tim, Ilham yang mendapat gelar pencetak gol terbanyak dengan 33 gol, jauh lebih tinggi dibandingkan pemain putera yakni Adolf Guntur Nasution dari Sumatera Barat dengan 21 gol.