NEW YORK, Kompas.com - Petinju Filipina, Manny Pacquiao mengakui calon lawannya, Tim Bradley merupakan lawan yang tangguh, namun ia lebih waspada dengan headbutt yang mungkin terjadi.
Pertarungan Manny Pacquiao dan Bradley yang mendapat julukan "Badai Gurun"" ini akan berlangsung di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas pada 9 Juni mendatang dalam sebuah pertarungan pay per view.
Dalam promosi pertarungan yang dilakukan New York City, Kamis (23/2), Pacquiao sekali lagi meminta pengawasan yang ketat terhadap kemungkinan terjadinya headbutt (adu kepala). "Kita harus mengawasi benar kemungkinan ini agar pertarungan dapat berlangsung bersih dan menarik," kata Pacquiao.
Petinju asal Filipina yang memiliki rekor bertarung 54-3-2, 38 KO ini ini mengakui lawannya (28-0 12 KO) akan sangat sulit ditaklukkan. "Gaya bertinju Bradley yang menyukai adu pukul akan membuat pertarungan akan menarik," ungkap Pacquiao.
Sementara bagi Bradely ini merupakan kesempatan terbesar dalam karir tinjunya. "Ini akan merupakan pertarungan yang menarik dan saya akan memastikan tidak sekadar makan gaji buta. Saya akan memenangi pertarungan ini dan pertarungan ini akan berlangsung seperti perang."


China libas Thailand 3-0 dan maju ke final Piala Uber. Mereka bertemu juara bertahan Korea Selatan.