BERLIN, Kompas.com - Juara dunia tinju kelas penjelajah (cruiser) versi WBO, Marco Huck mengaku telah menerima ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada diri serta keluarganya.
Ancaman yang disampaikan melalui surat tersebut diterima Sauerland Event dan bocor ke media massa Jerman, BILD. Surat yang ditujukan kepada petinju kelahiran Serbia tersebut bernunyi,"Kami akan memburu anda. Juga keluarga anda. Kami sudah kehilangan kesabaran kami."
Huck mengaku tidak pernah takut dengan segala bentuk ancaman yang ditujukan kepada dirinya. "Saya tidak takut kepada siapa pun. Namun saya lebih mengkhawatirkan keluarga saya," kata Huck.
Huck akan menantang juara dunia tinju kelas berat WBA, Alexander Povetkin di Stuttgart, Sabtu ini. Meski diragukan, Huck yakin akan mampu mengatasi lawannya. "Banyak orang yang tidak percaya pada kemampuan saya. Saya akan membuktikan bahwa mereka salah."


China libas Thailand 3-0 dan maju ke final Piala Uber. Mereka bertemu juara bertahan Korea Selatan.