David Haye Jadi Orang "Buronan" - Kompas.com

David Haye Jadi Orang "Buronan"

Kompas.com - 21/02/2012, 11:23 WIB

MUENCHEN, Kompas.com - Mantan juara dunia tinju kelas berat asal Inggris,  David Haye dicari oleh polisi Jerman untuk menjalani pemeriksaan menyangkut perkelahiannya dengan rekan senegaranya, Dereck Chisora.

Perkelahian Haye dan Chisora terjadi di Olympiahalle, Meunchen usai kekalahan Chisora dalam perebutan gelar juara dunia kelas berat WBC menghadapi petinjun Ukraina, Vitali Klitschko.

Polisi Jerman telah menangkap dan memeriksa Chisora berkaitan dengan keributan di muka umum tersebut. namun petinju asal Inggris tersebut kemudian dibebaskan dan dipersilakan kembali ke negaranya.

Sementara David Haye yang datang ke acara tersebut sebagai pengulas tinju televisi Inggris, langsung pulang ke Inggris segera setelah peristiwa keributan tersebut.

"Tentu saja kami masih ingin berbicara dengan tuan Haye dan menayakan soal keterlibatannya dalam peristiwa ini," kata jurubicara kepolisian Muenchen, Wolfgang Wenger. "Pasti akan ada penyelidikan yang mengarah kepadanya. hal itu bsia dilakukan di Jerman atau pun di Inggris."

Dewan pengawas tinju Inggris meminta Chisora untuk datang saat dnegar pendapat pada 14 Maret mendatang. Chisora harus menjelaskan perkara pertikaiannya dengan Haye mau pun  kasus penamparan Vitali Klitschko dan pelemparan air terhadap Wladimir Klitschko yang dilakukannya di Muenchen.

David Haye sendiri telah mengeluarkan pernyataan tertulis tentang kasus ini. Ia mengatakan terpaksa terlibat karena dipanggil oleh manajer Klitschko, Bernd Boente dan kemudian terpaksa melayani Chisora yang terus menghina dirinya.

Ia juga menyebut memilih langsung pulang ke Inggris karena adanya kata-kata ancaman dari kubu Chisora yang ingin menembak dirinya.

 


EditorA. Tjahjo Sasongko

Terkini Lainnya

Makna Motif Air Mengalir di Dinding Underpass di Lebak Bulus

Makna Motif Air Mengalir di Dinding Underpass di Lebak Bulus

Megapolitan
Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Nasional
Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Regional
Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Nasional
Menengok Cantiknya 'Underpass' di Perempatan Lebak Bulus

Menengok Cantiknya "Underpass" di Perempatan Lebak Bulus

Megapolitan
'Pisang Seribu' di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

"Pisang Seribu" di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

Megapolitan
AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

Internasional
Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Regional
Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Internasional
Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Megapolitan
Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Megapolitan
Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Regional
Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Megapolitan
Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia

Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia

Internasional
Close Ads X