Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 18:39 WIB
Pemerintah Siapkan Dana Rp 63 Miliar untuk Olimpiade
| Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Selasa, 14 Februari 2012 | 20:35 WIB
|
Share:
TRIBUN KALTIM/ WIKAN HENDRAMAN Tono Suratman saat masih aktif di TNI.

JAKARTA, Kompas.com - Pemerintah telah menyiapkan dana Rp 63 miliar untuk keikutsertaan sejumlah atlet di ajang Olimpiade 2012 yang berlangsung di London pada Juli 2012.

"Pemerintah sudah menyiapkan dana Rp 63 miliar untuk mengirim atlet-atlet nasional ke Olimpiade London," kata Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Jakarta, Selasa (14/2/12).

Dana tersebut, menurut Tono, tidak terlalu besar karena digunakan juga untuk membiayai proses penyisihan sebelum Olimpiade berlangsung.

"Menurut saya jumlah tersebut relatif, karena dana itu nanti juga akan digunakan untuk proses pra-kualifikasi sesuai permintaan Pengurus Besar (PB) cabang olahraga. Jumlah itu tidak besar jika dilihat dari timbal baliknya yaitu meraih medali emas di Olimpiade," tambahnya.

Dana yang telah digelontorkan ke sejumlah PB tersebut tidak diberikan secara merata ke 10 cabang olahraga yang dijagokan di Olimpiade.

"Dana tersebut digunakan mulai dari keberangkatan kontingen, uang saku dan akomodasi kontingen di London, hingga kepulangan mereka kembali ke Indonesia," jelasnya.

Menurut Tono, sebagian dana tersebut sudah dialirkan ke sejumlah PB yang memerlukan. Dia juga menjelaskan bahwa jika ada cabang olahraga yang tidak lolos kualifikasi untuk menuju ke Olimpiade di London, maka dana yang tersisa akan dikembalikan kepada negara.

Sebelumnya, KONI telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Daftar nama Atlet Satlak Prima menuju Olimpiade XXX/2012. Dalam SK tersebut, tercantum 10 cabang olahraga yang akan mengikuti proses kualifikasi sebelum perhelatan akbar olahraga dunia tersebut digelar pada 27 Juli hingga 12 Agustus.

Kesepuluh cabang olahraga itu adalah panahan, angkat besi, atletik, bulu tangkis, voli pantai, tinju, anggar, dayung, layar, dan renang. Sementara jumlah atlet yang tertera di SK tersebut mencapai 84 orang.

 

Sumber :
ANT