Jerez, KompasOtomotif - Setelah tiga hari mengikuti program "winter testing" F1 di sirkuit Jerez, Spanyol - hari ini terakhir - tim Ferrari mengaku hasilnya belum dalam posisi benar-benar merasa nyaman. Sebaliknya, McLaren dan Red Bull Racing secara terbuka menyatakan kepuasan mereka dengan penampilan mobil barunya.
Pebalap andalan Ferrari Fernando Alonso tampak belum bisa tersenyum lepas. Mantan juara dunia 2005 dan 2006 itu mengakui, tes kemarin F2012 yang dibesutnya jauh dari harapannya. Meski dikatakan tim masih punya waktu untuk membenahi sebelum balapan resmi.
Ketika ditanya hasil telah dicapai, Direktur Teknik Pat Fry menjawab, "Saya tidak bahagia pada sesi testing ini. "Saya kira banyak peluang untuk meningkatkan dari pengujian. Terpenting, daya tahan baik dan kinerja baik, saya pikir baik-baik saja. Kita masih bisa meningkatkan (mobil di) beberapa bagian, termasuk komponennya, tapi saya tidak mengatakan saya senang," urai Fry.
Masalah terbesar Ferrari, lanjut Fry, mencoba memahami bagaimana mendapatkan setelan yang sermpurna, setelah memutuskan dengan desain yang radikal. Masih adanya kelanjutan dua sesi tes setelah ini, Ferrari mendapat tantangan dan tekanan agar F2012 bisa tampil hebat.
Diakui Fry, badai salju yang tebal jelang peluncuran F2012 telah mengganggu program kerja.Dipastikannya, bahwa kesulitan tim mendapat setelan yang baik tidak ada kaitannya dengan batang suspensi depana. "Kita masih punya waktu seminggu ke depan sebelum berkemas-kemas menuju Melbourne (Australia)."

Pemain Jepang, Kenichi Tago, mengakui dirinya tetap mengidolakan Taufik Hidayat, yang dikalahkan di perempat final Piala Thomas.
