CIPAYUNG, KOMPAS.com — Tim Thomas Indonesia akan mengikuti babak kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2012 di Makau, 13-19 Februari mendatang. Indonesia sendiri bergabung di grup yang relatif mudah bersama India, Singapura, dan Makau.
Tapi pebulutangkis Indonesia, Simon Santoso, tidak mau menganggap remeh lawannya tersebut. "Tidak mau menganggap remeh siapa pun lawannya. "Ketemu siapa pun kita tidak boleh anggap remeh dan tak boleh lengah," ujar Simon kepada kompas.com, Rabu (8/2/2012).
Jika Indonesia dapat melibas semua lawannya, diperkirakan pasuka Cipayung ini akan melawan negara tetangga Malaysia. Simon sendiri mengungkapkan bahwa lawan Malaysia peluang Indonesia tetap ada. "Ya pasti tetap ada peluang, tapi kita terlebih dahulu harus lebih konsen di grup untuk lolos ke semifinal," ujarnya.
Simon sendiri mengatakan bahwa dirinya menjadi terbebani setelah ia menjadi pebulutangkis nomor satu Indonesia. "Apalagi lawan-lawan tambah berat, tapi saya ingin sekali menyumbangkan kemenangan bagi Tim Thomas Indonesia."
Selain itu, Simon juga menambahkan bahwa kondsi rekan-rekannya sudah baik pascacedera yang melanda skuad Pelatnas Cipayung.

Ketum KONI Pusat, Tono Suratman, mengharapkan kegagalan tim Thomas dan Uber menjadi cambuk untuk lebih baik lagi di Olimpiade.