LONDON, Kompas.com — Legenda sepak bola Inggris, Sir Bobby Charlton, batal menerima penghargaan Laureus secara langsung karena harus menjalani operasi kecil mendadak, Senin.
Charlton, mantan bintang klub Manchester United, merupakan anggota tim nasional Inggris saat menjadi juara dunia pada 1966. Ia terpilih untuk menerima penghargaan dedikasi seumur hidup dari Yayasan Laureus yang selama ini aktif mengembangkan olahraga di kalangan muda seluruh dunia.
Namun, Charlton yang kini telah berusia 74 tahun merasa tidak enak badan pada Minggu (5/2). Ia kemudian dipastikan harus menjalani operasi pengangkatan batu empedu. ”Sir Bobby Charlton tidak dapat menerima penghargaan seumur hidup Laureus di London, Senin petang ini,” demikian pernyataan tertulis panitia penghargaan.
Penghargaan buat Sir Bobby Charlton ini kemudian diterima oleh Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson. Ferguson mengatakan, Charlton dalam kondisi baik, tetapi harus kembali ke Manchester. ”Saya akan membawa penghargaan ini kepadanya di Old Trafford.”
”Ini akan menjadi sesuatu yang sangat emosional buat Sir Bobby. Tahun ini merupakan peringatan ke-54 terjadinya tragedi Munich yang membuat kami kehilangan delapan pemain muda. Sir Bobby yang selamat mampu melewati masa-masa setelah itu dengan luar biasa,” kata Ferguson.
Ferguson mengingat Charlton merupakan orang yang terus mendukungnya pada masa-masa awal menangani Manchester United sebagai manajer. ”Ia mendukung selama 25 tahun karier saya di sini.”


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.