MIAMI, KOMPAS.com - Miami Heat beruntung memiliki pemain berkualitas tinggi, seperti LeBron James.
Pada saat tertekan dan keunggulan skornya hampir disamai Toronto Raptors, James mampu bangkit dan menyelamatkan tuan rumah Heat dari kekalahan memalukan di kandang.
Dalam pertandingan yang digelar di American Airlines Arena, Miami, Minggu (6/2/2012), Heat mampu mengalahkan Raptors dengan skor 95-89.
Dengan kemenangan ini, Heat tetap di puncak klasemen divisi Tenggara, Wilayah Timur, dan Raptors semakin terpuruk di dasar klasemen divisi Atlantic, Wilayah Timur.
Heat yang bermain taktis sejak kuarter pertama berhasil unggul dengan selisih 15 angka, pada skor 85-70, di kuarter keempat. Namun, para pemain Heat tiba-tiba menjadi tumpul, dan pemain Raptors justru berhasil mengumpulkan angka demi angka.
Saat waktu tersisa 3,5 menit, Raptors berhasil memperpendek selisih skor menjadi 85-82. Pada kondisi kritis itu, James mampu membangkitkan semangat rekan-rekannya, dengan mencetak angka melalui dua kali tembakan bebas dan satu kali "dunk".
Tambahan empat angka itu membuat Heat sedikit aman, karena selisih skornya menjauh. Udonis Haslem mencetak tambahan tiga angka, Dwyne Wade dua angka, dan James mencetak satu angka terakhir untuk memastikan Heat meraih kemenangan ke-18 dari 24 pertandingan yang sudah dijalaninya.
"Hasil pertandingan ini memberi pelajaran bagi kami, tidak ada jalan pintas untuk mencapai kemenangan, selain kerja keras. Kami menghadapi pertahanan yang kuat di kuarter keempat dan harus berusaha keras untuk menambah angka demi mencapai kemenangan," kata Erik Spoelstra, pelatih Miami Heat.
Di pertandingan itu, James mencetak angka tertinggi 30 poin dan sembilan rebound. Wade menambah 25 poin bagi Heat. (Reuters/ECA)
