Nick Anderson (44) bermain untuk Magic selama 10 tahun sejak tahun 1989 hingga 1999, menghasilkan skor 10.650 poin. Sementara Howard bermain untuk Magic selama tujuh tahun sejak 2004 sampai sekarang. Kini, skor Howard tujuh poin lebih banyak dari Anderson dan dia masih berada di Magic.
”Ini pengalaman yang membuat saya harus rendah hati. Pencapaian ini sangat berarti. Tidak terlalu banyak pemain di liga ini yang mendapat predikat untuk menjadi pencetak skor terbanyak,” ujar Howard.
Pada pemungutan suara yang digelar NBA menjelang laga All Star hingga pekan lalu, Howard paling banyak dipilih penonton. Artinya, Howard menjadi pemain terfavorit, baik di Wilayah Barat maupun di Wilayah Timur.
Howard tidak terlalu banyak mencetak poin di laga itu. Walau hanya meraih delapan poin, dia menyamai perolehan Anderson selama 10 tahun membela Magic. Howard juga menjadi orang kelima di NBA yang menghasilkan rata-rata 20,1 poin per gim.
Pada laga tandang itu, Magic lebih banyak disokong power forward Ryan Anderson, yang mencetak 24 poin plus delapan rebound. Lima dari tujuh lemparan tiga angkanya, masuk.
”Saya ingin bertanding dengan sebanyak mungkin energi. Kami berusaha terus melempar, mengambil rebound yang penting, dan tetap bugar. Itu luar biasa buat kami,” ujar Ryan Anderson.
Pada kuarter pertama, Pacers sangat berapi-api dan meraih lima poin, sementara Magic belum membalas satu poin pun. Howard lantas ditarik keluar lapangan.
Danny Granger menambah tiga poin lagi untuk Pacers. Roy Hibbert menyuplai dua poin. Granger dan Hibbert sama-sama meraih 16 poin untuk Pacers.
”Eksekusi serangan kami lemah selama pertandingan. Kami tahu cara bermain. Kami bermain bagus sepanjang tahun, tetapi itu tidak terjadi malam ini,” kata Pelatih Pacers Frank Vogel.
Magic kini berada di peringkat keempat Wilayah Timur dengan 12 kemenangan dan lima kekalahan. Adapun Pacers di posisi enam dengan 11 kali menang dan lima kali kalah.
Pelatih Magic Stan Van Gundy mengatakan, upaya para pemain sangat besar. Ditambah keinginan untuk menang juga besar sehingga mereka memiliki energi besar pula di lapangan. Namun, menurut Vogel, energi para pemain Magic malah meningkat setelah Howard keluar lapangan.
”Kami kompak. Saya bangga dengan tim ini,” kata Howard tentang kerja sama timnya.
Pada laga lain, Portland Trail Blazers mengatasi Memphis Grizzlies 97-84. LaMarcus Aldridge mencetak 23 poin dengan enam rebound untuk Blazers.
Aldridge belum lama ini dipanggil induk organisasi basket Amerika Serikat untuk memperkuat tim nasional ke Olimpiade London. Musim ini Aldridge meraih rata-rata 22 poin per gim.
Blazers kini berada di posisi keenam Wilayah Barat dengan 11 kali menang dan tujuh kali kalah, sementara Grizzlies menempati urutan kedelapan dengan 10 kali menang dan tujuh kali kalah.
Pemain lainnya, Jamal Crawford menambah 15 poin dan Marcus Camby tampil mengesankan dengan 22 rebound untuk Blazers.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.