Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 05:17 WIB
Grand Slam Australia Terbuka
Djokovic Tepis Kekhawatiran tentang Kondisi Fisik
| Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Rabu, 25 Januari 2012 | 22:26 WIB
|
Share:
AFP Petenis Serbia, Novak Djokovic.

MELBOURNE, Kompas.com - Juara bertahan Novak Djokovic menepis kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya. Pemain nomor satu dunia ini membuktikannya dengan mengalahkan petenis Spanyol, David Ferrer, pada perempat final Grand Slam Australia Terbuka, Rabu (25/1/12), untuk menantang Andy Murray di semifinal.

Ferrer, unggulan kelima, memberikan tekanan keras pada Djokovic di awal pertandingan. Dia memaksa Djokovic bermanuver di seluruh sisi lapangan, sebelum unggulan teratas tersebut memastikan tiket ke semifinal dengan kemenangan 6-4, 7-6 (7/4), 6-1, pada pertandingan sepanjang 2 jam 44 menit.

Kondisi fisik Djokovic sempat menjadi perhatian ketika ia meringis kesakitan, sambil memegangi otot paha kiri belakangnya, ketika Ferrer menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di set kedua. Ia terlihat kesakitan dan tidak nyaman, sebelum menyingkirkan masalah tersebut dan meraih kemenangan melalui tiebreak.

"Keuntungan bagi saya, (rasa sakit) itu tidak bertahan untuk kurun waktu lama. Itu hanya rasa sakit yang datang tiba-tiba. Tapi, lihat, anda dapat berharap sebelum pertandingan ini, ini akan sangat fisikal," kata Djokovic.

"David membuat anda berlari, membuat anda memainkan pukulan ekstra, membuat anda mendapatkan poinmu. Saya pikir saya telah memukul bola dengan sangat baik dari baseline."

Meskipun demikian, Djokovic mengatakan saat ini kondisinya sudah membaik. Dirinya siap kalau menghadapi partai semifinal pada hari Jumat (27/1/12), melawan Murray, yang bakal jadi partai ulangan final tahun lalu yang ketika itu dimenangi olehnya.

"Saya tidak memiliki masalah fisik apapun. Saya merasa sangat bugar dan secara mental saya merasa sangat segar," tuturnya.

"Hanya saja hari ini saya sangat sulit untuk bernafas setelah (bermain dalam) jangka waktu panjang, sebab saya merasa hidungku mengecil sepanjang hari. Saya hanya tidak mendapat oksigen yang cukup. Saya membutuhkan waktu tambahan, yang tidak kumiliki."

Djokovic mengatakan kalau dirinya memakai berbagai strategi untuk mempersiapkan diri terhadap pertandingan-pertandingan yang akan dijalani, termasuk latihan pernafasan, tanpa memberi perincian.

 

Sumber :
ANT, AFP