SHUTTERSTOCK
Cincin raksasa yang menjadi logo Olimpiade dipasang di stasiun kereta api internasional St Pancras di London, Inggris, 8 Juni 2011. Simbol ini menyambut kedatangan wisatawan sebagai persiapan penyelenggaraan Olimpaide London 2012.
JAKARTA, KOMPAS.com — Pada 2012, para pencinta olahraga di Indonesia yang ingin menikmati secara lengkap perhelatan olahraga terbesar sedunia, Olimpiade London, yang diselenggarakan pada 27 Juli sampai 12 Agustus, dapat mulai berlangganan ESPN STAR Sports. Pasalnya, salah satu saluran TV berbayar ini berhasil mendapatkan hak siar untuk event tersebut.
"Selama 24 jam, kami berupaya untuk dapat menampilkan secara langsung kegiatan olimpiade yang diadakan di London selama 16 hari," kata Adam Zecha, Executive Vice President dan Head of Sales ESPN STAR Sports (ESS), saat jumpa pers di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
Saat Olimpiade Beijing yang berlangsung empat tahun lalu, lebih dari 2,1 miliar penduduk Asia menonton acara olahraga ini sebagai bentuk dukungan terhadap negaranya. Oleh karena itu, pencinta olahraga di Indonesia tidak perlu khawatir tidak bisa menonton pertandingan olimpiade secara lengkap.
"Tentu saja, liputan dan siaran langsung yang akan kami siarkan. Ada juga aksi para atlet terbaik dunia, termasuk aksi kontingen olimpiade dari Indonesia," tutur Adam.
Menyiarkan event sebesar ini merupakan kehormatan bagi pihak ESPN STAR Sports. Pada olimpiade tersebut, sekitar 10.000 atlet dari 200 negara di dunia akan berlaga. Mereka akan memperebutkan tempat tertinggi untuk 26 cabang olahraga.
"Dari pre-event hingga akhir, kami akan terus menayangkannya kepada para pencinta olahraga," ucapnya.
Ditanya mengenai kerja sama dengan stasiun televisi lokal di Indonesia tentang hak siar olimpiade ini, ia mengatakan hingga saat ini tidak ada pembicaraan dengan stasiun televisi di Indonesia terkait hal tersebut.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
