Rabu, 3 September 2014

News / Olahraga

SEA Games XXVI

Mantan Atlet Janji Dukung Atlet Indonesia

Rabu, 9 November 2011 | 19:53 WIB

Terkait

JAKARTA, Kompas.com -. Para mantan atlet antusias menjelang SEA Games XXVI, dengan dukungan yang mereka berikan terhadap para atlet yang akan berlaga di SEA Games kali ini.

Sarwendah (Mantan Pebulutangkis Nasional), dalam diskusi olahraga, Rabu 9 November 2011, di Jakarta mengatakan: “sebagai tuan rumah, harusnya Indonesia dapat memanfaatkan peluang ini untuk jadi juara umum, dan ini perlu dukungan dari seluruh masyarakat, karena dari olahraga, kita bisa memperkenalkan nama Indonesia di dunia Internasional”.

“Marilah kita seluruh jajaran pengurus olahraga, seluruh masyarakat, bersama memberikan dukungan penuh untuk para atlet kita yang akan bertanding di Sea Games nanti, supaya atlet mencapai prestasi terbaiknya, untuk Indonesia Juara”

Lebih lanjut Sarwendah mengatakan: “Pengda maupun Pengcab setiap cabang olahraga, lebih memperbanyak pertandingan uji coba ke luar negeri untuk lebih memacu prestasi atlet, karena kita perlu banyak belajar dari negara lain bagaimana manajemen pembinaan atlet yang lebih tepat untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia”.

“Pembinaan atlet selain teknis, non teknis juga sangat perlu bagi atlet, untuk kesiapan mental atlet dalam bertanding maupun dalam memasuki masa pensiunnya, bisa saja Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI) menyelenggarakan semacam pendidikan singkat atau training tentang manajemen pengelolaan kekuangan ataupun tentang dunia usaha, agar para artlet tidak terpaku mencari pekerjaan formal setelah pensiunnya, tetapi lebih diarahkan untuk berwiraswasta”, tambah Sarwendah.

Bagaimana jadinya jika para teladan (mantan atlet) ini mengalami nasib yang tidak seberuntung karir olahraganya dulu? Tentunya para atlet akan drop duluan. Atlet merasa khawatir akan masa pensiun mereka. Hal ini dapat mengakibatkan ketidakfokusan mereka dalam berprestasi.

Di lain pihak, tidak hanya atlet yang khawatir akan masa pensiunnya, para orangtua pun akan berpikiran bahwa menjadi atlet tidak menjamin penghidupan yang lebih baik. Jika hal ini juga terjadi, sulit untuk regenerasi atlet dan lama kelamaan olahraga di Indonesia akan terpuruk.

Heri Setiawan (Mantan Atlet Angkat Besi) di tempat yang sama mengatakan: “Pahlawan olahraga kita yang akan bertanding di Sea Games nanti, harus kita dukung dengan meramaikan setiap pertandingan, dengan ramainya tepuk tangan penonton Indonesia, akan lebih memacu atlet untuk memberikan prestasi terbaiknya demi berkibarnya Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya”.

“Untuk mencapai prestasi terbaiknya, atlet juga harus memiliki rasa nyaman dalam memasuki masa pensiunnya sebagai atlet, karena ini sangat mempengaruhi mental atlet saat bertanding, karena kita sebagai atlet, seringkali memikirkan masa pensiun kita yang masih belum jelas”, tambah Heri.

“Mungkin bisa dipikirkan juga, sebagian uang saku atlet, katakanlah 1%-2%, disisihkan untuk dikelola oleh IANI (Ikatan Atlet Nasional Indonesia) atau lambaga lain untuk pembinaan khusus atlet dalam memasuki masa pensiunnya”.

“Dana itu harus dikelola secara transparan, dibuatkan pelatihan wiraswasta ataupun yang sejenisnya, supaya masa pensiun atlet lebih terjamin ekonominya secara mandiri, tidak selalu harus mengandalkan uluran tangan Pemerintah”, jelas Hari.

“Program sosial yang dilakukan dan fokus pada bantuan kepada mantan atlet yang hidupnya memprihatinkan, bisa juga ambil bagian dalam program mempersiapkan masa pensiun atlet," kata Haeri Setiawan.. (*/)


Editor : A. Tjahjo Sasongko