Sabtu, 1 November 2014

News /

Latihan Awal Paralayang

Rabu, 9 November 2011 | 03:06 WIB

Bogor, Kompas - Atlet paralayang SEA Games XXVI/2011 dari empat negara menggelar latihan penerbangan di arena perlombaan paralayang di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor. Latihan penerbangan itu berlangsung selama sesi latihan tidak resmi cabang paralayang, Selasa dan Rabu (8-9 November).

Ada 53 atlet paralayang dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam berlatih di sana. Adapun atlet Thailand yang berjumlah 14 orang tidak berlatih karena belum datang ke lokasi pertandingan.

Gendon Subandono, manajer tim nasional paralayang, saat latihan tidak resmi, mengatakan, pertemuan teknis berlangsung Kamis.

Sementara latihan resmi pada Jumat dan Sabtu (12/11). Meski masih berstatus latihan resmi, pengumpulan hasil dari latihan dua hari tersebut untuk menambah koleksi poin atlet.

Perlombaan paralayang akan digelar Sabtu (12/11) sampai Selasa (22/11). Jadwal perlombaan lama karena paralayang sangat tergantung faktor cuaca dan angin. Rencananya pertandingan nomor ketepatan mendarat (accuracy) pada pagi hari, sedangkan nomor lintas alam (cross country) pada siang hari.

”Jika cuaca dan angin tidak memungkinkan, kami memindahkan lokasi pertandingan ke Bukit Toga, Sumedang, Jawa Barat. Jaraknya tiga jam perjalanan dari arena pertandingan di Puncak,” ujar Gendon.

Enam emas

Gendon menjelaskan, di paralayang tersedia 12 emas. Empat emas dari nomor ketepatan mendarat dan delapan nomor lintas alam yang meliputi empat nomor race to goal dan empat nomor open distance.

Target tim Indonesia merebut enam emas.

Menurut Gendon, atlet Indonesia sangat menguasai nomor ketepatan mendarat. Sebaliknya, Thailand dan Malaysia menguasai nomor lintas alam.

Atlet paralayang Milawati Sirin mengatakan, dalam latihan tidak resmi itu, dia belum bertemu dengan atlet Thailand. Thailand adalah lawan terberat terutama di nomor lintas alam.

Waspadai ubur-ubur

Tiga hari menjelang pembukaan SEA Games XXVI/2011, atlet cabang renang disiplin renang perairan terbuka (open water swimming/OWS) bergerak ke Pulau Putri di Kepulauan Seribu, Selasa pagi.

Dari enam perenang OWS, baru empat perenang, yakni Ricky A Wijaya, Satrion Bagaskara, Pratama Siahaan, dan Annisa Fabiola, berpindah ke Pulau Putri. Dua atlet lainnya, G Yessy V Yosaputra dan Raina Saumi Gautami Ramdhani, masih memperkuat tim renang di Palembang, Sumsel.

”Seusai pertandingan di Palembang, dua perenang yang juga berpeluang di renang perairan terbuka ke Pulau Putri. Semua perenang direncanakan berkumpul pada 14 November di Pulau Putri,” ujar kepala subcabang renang perairan terbuka, Amir Husein, di Jakarta.

Di SEA Games XXVI, disiplin renang perairan terbuka melombakan nomor 5.000 meter putra/putri dan 10.000 meter putra/putri.

Amir mengatakan, hasil latihan perenang atlet menunjukkan peningkatan catatan waktu. Mereka berenang dengan catatan waktu 21 menit untuk jarak 2.500 meter. Sebelumnya, catatan waktu mereka 23-25 menit.

”Atlet kita diuntungkan karena lebih mengenal medan. Namun, atlet harus tetap mewaspadai kondisi alam, yaitu arus laut, ombak, dan ubur-ubur,” kata Amir. (WAD/HLN)


Editor :