Hendra Setiawan Hanya Bulan Madu di Hotel - Kompas.com

Hendra Setiawan Hanya Bulan Madu di Hotel

Kompas.com - 10/10/2011, 22:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan yang pada Minggu (9/10/2011) membawa kekasihnya, Sandiani Arief, ke pelaminan, mengaku tidak sempat berbulan madu. Jadwal yang padat sebagai atlet profesional membuat pemain berusia 27 tahun ini tidak punya banyak waktu bersama istrinya.

"Hari Rabu (12/10/2011), saya berangkat ke Jepang untuk mengikuti liga di sana," kata Hendra saat dihubungi, Senin (10/10/2011) malam.

"Bulan madunya di hotel saja," ujar juara Olimpiade Beijing 2008 dan Asian Games 2010 bersama Markis Kido, yang Minggu malam menggelar resepsi pernikahannya di sebuah hotel berbintang di Jakarta.

Seusai mengikuti liga di Jepang, ia bersama Kido akan terbang ke Eropa untuk ambil bagian dalam kejuaraan Denmark Terbuka Superseries Premier (18-23 Oktober) dan Perancis Terbuka Super Series (25-30 Oktober).

"Setelah itu kembali lagi ke Jepang melanjutkan liga," kata pria kelahiran 25 Agustus 1984, yang bersama Kido saat ini menempati peringkat ketujuh dunia.

Saat ditanya mengapa istrinya tidak ikut mendampinginya bertanding sekaligus berbulan madu, adik ipar juara dunia tunggal putra 2001, Hendrawan, itu mengatakan, istrinya yang akrab disapa San San menolak.

"Dia tidak mau kalau saya sambil bertanding," kata pemain yang akan memperkuat tim Indonesia pada SEA Games XXVI di Jakarta dan Palembang bulan depan itu.


EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

Terkini Lainnya

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Close Ads X