Kamis, 31 Juli 2014

News / Olahraga

Tinju Dunia

Isack Junior Bakal Bertemu Juara WBO

Jumat, 17 Desember 2010 | 15:39 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Petinju Indonesia juara tinju kelas bantam junior World Boxing Organization (WBO) Asia-Pasifik, Isack Junior, akan dihadapkan dengan juara dunia WBO asal Argentina, Omar Narvaes. Penata tanding Martinez Dos Santos mengatakan, duel akan berlangsung di Ambon, Maluku, pada Februari mendatang.

Kejuaraan dunia tersebut akan dipromotori Albert Papilaya, yang telah beberapa kali menggelar kejuaraan dunia tinju di Indonesia. Menurut Martinez, saat ini sedang dilakukan kontak dengan pihak Narvaez melalui Presiden WBO Asia Pasifik asal Filipina, Leon P Panoncillo.

"Ada dua opsi yang saat ini tersedia untuk pertarungan Isack Junior, yaitu melawan Omar Narvaez atau melawan Jose Cabrera dari Meksiko. Kalau pertarungan melawan Narvaez tidak dimungkinkan, maka opsi keduanya melawan Cabrera untuk memperebutkan sabuk juara WBO interim," tutur Martinez di Jakarta.

Narvaez merebut gelar juara kelas bantam junior WBO yang lowong setelah membukukan kemenangan angka atas Evert Briceno (Nikaragua) dengan angka mutlak, 15 Mei lalu. Petinju kidal Argentina berusia 35 tahun ini memiliki rekor 32 kali menang (19 kali dengan KO), dua kali seri, dan belum pernah kalah.

Setelah merebut gelar juara tersebut, Narvaez belum bertarung lagi sampai sekarang.

Sementara itu Isack merebut gelar juara kelas bantam junior WBO Asia Pasifik di Batam, 10 April lalu dengan membukukan kemenangan angka atas Rusalee Samor (Thailand). Setelah merebut gelar tersebut, Isack dua kali bertarung dengan membukukan kemenangan angka multak atas Elmar Francisco (Filipina) di Kupang, NTT, 18 September lalu, dan menang angka atas Eric Diaz Siregar dalam pertarungan enam ronde di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 Desember lalu.

Pertarungan terkhir Isack di Jakarta ini merupakan partai tambahan kejuaraan dunia Chris John (juara kelas bulu WBA) melawan Fernando Saucedo (Argentina/peringkat 15).

Isack, 23 tahun, memiliki rekor bertanding 16 kali menang (7 kali dengan KO), dua kali seri, dan belum terkalahkan. Sebelum terjun ke ring tinju profesional tahun 2007, Isack sempat berkiprah di ring tinju amatir. Dia merupakan juara nasional sewaktu masih junior.

Isack mulai berlatih tinju umur 9 tahun dan sempat ditempa pelatih tinju kenamaan dari Bali Pak Adi Swandana. Saat ini Isack bernaung di Sasana Alor, Tangerang, Banten, ditangani pelatih Titus DS.

Sementara itu, Jose Cabrera, 23 tahun, merupakan penantang peringkat pertama kelas bantam junior WBO. Petinju asal Meksiko ini memiliki rekor 19 kali menang (7 kali dengan KO), dua kali kalah, 1 kali seri.

Cabrera terakhir tampil melawan Luis Carlos Leon di San Luis Potosi, Meksiko, 21 Agustus lalu. Dia membukukan kemenangan angka mutlak dalam pertarungan sepuluh ronde.

WBO merupakan satu di antara organisasi tinju dunia yang cukup bergengasi. Tiga badan tinju paling bergengsi di dunia yaitu World Boxing Association (WBA) atau Asosiasi Tinju Dunia, World Boxing Council (WBC) atau Dewan Tinju Dunia, dan International Boxing Federation (IBF).


Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Sumber: