ZURICH, KOMPAS.com - Pecatur non gelar dari Indonesia MN Pitra Andika membuat kejutan dengan menundukkan GM Robin Swinkels (2478) pada babak keempat Kejuaraan Dunia Catur Mahasiswa (World University Chess Championship) 2010 di Zurich, Swiss, Selasa (7/9/2010) waktu setempat. Pecatur asal Medan ini menghentikan Robin di langkah ke-51 dengan menggunakan pertahanan Sisilia Richter-Rauzer.
Torehan prestasi tersebut mendongkrak posisi Pitra naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan 3 angka. Di atas Pitra hanya terdapat tiga pecatur lainnya yang masing-maing terpaut selisih angka 0,5 yaitu unggulan pertama GM Wang Yue (2732) dari China, MI Ilya Khmelniker (2485) dari Israel dan Gundavaa Banjarsaikhan (2360) dari Mongolia.
Bagi Pitra, ini merupakan kemenangan ketiga berturut-turut dan untuk sementara menjadikannya top skor di tim Indonesia. Sayangnya, jejak cemerlang Pitra di babak keempat gagal diikuti dua pecatur andalan Indonesia lainnya yakni GMW Irene Kharisma Sukandar dan GM Susanto Megaranto. Susanto harus mengakui kehebatan Gundavaa Banjarsaikhan (2460) dari Mongolia. Tidak jauh berbeda, Irene juga dikalahkan oleh pecatur Mongolia, Yanjindulam Dulamsuren (2212).


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
