LONDON, Kompas.com - Gagal menghadapi salah satu dari Klitschko bersaudara, David Haye memilih mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat menghadapi Audley Harrison.
Haye akan mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat WBA menghadapi Harrison yang telah berusia 38 tahun pada 13 November mendatang di MEN's Arena, Manchester.
"Saya yakin ia bukan lawan yang sepadan," kata haye, selasa (7/9). "Saya kira ia memiliki reputasi buruk dalam karir. Namun saya hanya ingin menunjukkan kemampuan di depan publik Inggris."
Haye meraih gelar juara dunia tinju kelas berat dengan mengalahkan John Ruiz, April lalu. Ia telah mencoba menghadapi Klitschko bersauadara, Wladimir dan Vitali namun gagal.
"Orang-orang ingin menyaksikan akhir yang dramatis dari Audley Harrison. Saya pastikan mereka akan menyaksikan harrison untuk terakhir kali di atas ring," kata Haye.
Harrison merupakan peraih mddali emas Olimpiade Sydney 2000. Ia memiliki reputasi tidak begitu baik dengan kekalahan menghadapi Danny Williams, Dominick Guinn, Michael Sprott dan Martin Roggan.
Ia memiliki rekor bertarung 27-4 dengan 20 kemenangan KO. "Jika David Haye mengira saya bertarung hanya untuk uang, ia akan segera menyadarinya," kata Harrison. "Setelah meraih emas Olimpiade, saya bertekad menjadi juara dunia. David Haye bisa menjadi penghalang saya memenuhi ambisi itu."

Gillardino Ingin Bela Italia di Piala Eropa
Penyerang Genoa, Alberto GIlardino, menyatakan keinginannya kembali membela timnas Italia di Piala Eropa 2012.

