Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 05:39 WIB
Macau Terbuka Grand Prix Gold
Hendra AG/Vita Mudah ke Semifinal
Aloysius Gonsaga AE | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Jumat, 30 Juli 2010 | 14:36 WIB
|
Share:
KOMPAS.COM/DONI SETIAWAN Hendra AG (kiri) dan Vita Marissa

JAKARTA, KOMPAS.com — Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa meraih tiket semifinal turnamen bulu tangkis Macau Terbuka Grand Prix Gold. Mantan pasangan Pelatnas Cipayung yang menjadi unggulan utama tersebut tak menemui kesulitan untuk melangkah ke babak empat besar karena menang straight set, 21-16, 21-19, atas "adik" mereka yang tergabung di pelatnas, Muhammad Rijal/Debby Susanto.

Pada pertandingan yang berlangsung Jumat (30/7/2010), Hendra AG/Vita hanya memerlukan waktu 30 menit untuk meraih kemenangan. Di semifinal, Sabtu (31/7/2010), pasangan yang bulan lalu tidak bisa tampil di Indonesia Terbuka Super Series karena kesalahan administrasi PB PBSI ini akan menghadapi unggulan delapan dari Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, yang menang 22-20, 21-11 atas unggulan keempat asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun.

Hendra AG/Vita masih terlalu tangguh bagi yunior mereka tersebut. Pada set pertama, pasangan profesional tersebut tak terbendung selepas skor 1-1. Hendra AG/Vita terus berada di depan dalam pengumpulan poin sampai menang 21-16.

Di game kedua, Rijal/Debby berusaha memberikan perlawanan yang lebih seru. Perjuangan pasangan pelatnas ini membuat Hendra AG/Vita tak mudah meraih kemenangan karena terjadi kejar-mengejar poin. Selepas skor 10-10, Hendra AG/Vita sempat menjauh hingga kedudukan 19-12. Namun, Rijal/Debby bisa memangkas selisih angka berkat raihan lima poin secara beruntun untuk membuat skor menjadi 19-18. Tetapi, Hendra AG/Vita bisa keluar dari tekanan sehingga bisa menambah poin untuk menang 21-19.

Sumber :
tournamentsoftware

Capello: Saya Mundur Karena Kesalahpahaman

Fabio Capello membantah bahwa keputusannya mundur dari jabatan manajer timnas Inggris sebagai bentuk melarikan diri dari tekanan.

SEE MORE