AGUNG KURNIAWAN
Dani dan Gemma Roders
JAKARTA, KOMPAS.com — Tahun ini, kontrak Dani Pedrosa dengan Honda berakhir. Rumor yang beredar, nasib pebalap asal Spanyol bersama produsen berlambang sayap mengepak selesai pada akhir 2010. Karena kebetulan berada di Indonesia, Kompas.com pun ingin mendapat jawaban pasti mengenai hal itu.
Hingga Selasa (27/7/2010), saat berkunjung ke Jakarta, Dani secara pribadi mengatakan belum menentukan langkah selanjutnya. Kepastian masuknya pebalap dari Australia, Casey Stoner, yang kini membela Ducati membuat posisinya sedikit terancam.
"Saya masih belum memutuskan sampai sekarang. Kita lihat saja nanti perkembangannya," ujar Pedrosa saat Konferensi Pers dengan Media Nasional di Hotel Mulia, Selasa ini.
Pria kelahiran 29 September 1985 ini mengaku masih berkonsentrasi pada sembilan seri yang tersisa pada musim 2010. Ia berupaya bisa memenangi setiap seri agar bisa melibas Lorenzo yang kini menempati tangga teratas klasemen sementara.
"Tahun ini, performa motor di awal-awal lomba berada di bawah. Cepat atau lambat, akan makin membaik. Persaingan juga semakin ketat dengan kompetitor," ucap Pedrosa.
Terkait kompetisi yang bakal tercipta dengan Stoner, Pedrosa mengaku cukup bersemangat. "Kalaupun saya tetap di tim (Repsol Honda), pasti akan terjadi kompetisi yang bagus dengan Stoner," ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Gemma Roders, Marketing Manager Honda Racing Championship (HRC), menambahkan, kepastian masuknya Stoner di tim akan mampu meningkatkan kualitas Repsol Honda di masa mendatang. "Hal ini terbukti pada Yamaha, yang memiliki dua pebalap hebat. Kondisi ini akan menciptakan persaingan lebih ketat dan mendorong kemampuan tiap pebalap," harap Gemma.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
