Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 03:45 WIB
Lorenzo Tidak Jumawa, Pedrosa Bangkit
Bastian | Bastian | Jumat, 2 Juli 2010 | 07:38 WIB
|
Share:
AFP/PP MARCOU

CATALUNYA, KOMPAS.com - MotoGP Catalunya yang mulai memasuki babak latihan resmi hari ini, Jumat (2/7/2010) menjadi pembuktian, siapa yang terhebat di antara dua pebalap tuan rumah Jorge Lorenzo (Yamaha) dan Dani Pedrosa (Honda). Keduanya sama-sama punya ambisi untuk memenangkan lomba tanpa memberi peluang kepada pebalap lain.

Lorenzo yang kini memimpin klasemen sementara sampai seri keenam dengan 140 angka menjadi calon kuat sebagai raja baru MotoGP. Peluangnya semakin terbuka setelah rekan satu timnya Valentino Rossi dipastikan absen sampai 2 bulan akibat kecelakaan yang dialami di kandang sendiri Mugello, Italia.

Pebalap Spanyol ini sudah membuktikan kehebatannya dengan merebut empat kemenangan dan dua seri lainnya finish kedua. Konsistennya Lorenzo terus menjaga dalam posisi tiga besar inilah meyakinkan banyak pengamat kalau dirinya sangat berpeluang menggondol mahkota juara.

Sekalipun sudah di atas angin, tak membuatnya lengah. Malah ingin tampil lebih maksimum. "Saya berusaha tampil konsisten tanpa memikirkan gelar juara. Karena, Anda bisa saja seketika terhempas (jatuh). Dalam siatuasi bersaing di tingkat kejuaraan dunia, Anda harus menerima kenyataan itu," ungkap Lorenzo.

Lorenzo mengakui performa Yamaha YZR M1 dalam kondisi sangat baik. Sekarang, saya coba meningkatkan cara balap yang halus. Karena, dari soal tenaga mesin, Yamaha sekarang ini mengalami penurunan dibanding Ducati dan Honda," aku Lorenzo.

Sementara Dani Pedrosa sangat berharap bisa menuai angka penuh di rumahnya sendiri. Meski diakui perjuangan tidak mudah. Selain ada rival satu negaranya, Lorenzo, dirinya minta kepada Honda Racing Co. (HRC) untuk memanfaatkan momentum balapan di Calatunya, Minggu (4/7/2010).

Pebalap 24 tahun ini tiba di Catalunya dengan suasana hati yang baik. Kendati di GP Belanda kemarin finish kedua. Tapi, ia sangat berharap sekali performa RC212V yang dipakai di Catalunya, minimal sama seperti yang dialami di Assen.

Karena, Catalunya sirkuit yang paling disukainya. "Memang, tahun lalu saya tidak bisa mempersembahkan hasil terbaik. Pasalnya, berlomba dalam kondisi kurang fit dan sebelum lomba harus disuntik segala. Nah, sekarang kondisinya berbeda, jauh lebih baik. Begitu juga dengan Honda RC212V bisa melih ganas dari Assen," harap Pedrosa.

Sumber :