WORLDCARFANS
INGGRIS,KOMPAS.com - Kasus senggolan sesama pebalap tim Red Bull Racing (RBR), Mark Webber dan Sebastian Vettel, ternyata tidak mempercepat proses berita kontroversial yang menyangkut diri mereka. Terutama terhadap Webber yang belakangan ini gencar digosipkan akan tukar guling dengan Ferrari.
Pagi tadi, Senin (7/6/2010), kubu RBR mengumumkan kalau pebalap Australia itu masih mengibarkan bendera minuman energy cap banteng untuk musim balap 2011. Kesepakatan kontrak ditanda tangani tadi pagi.
Autosport sempat melaporkan kalau setelah GP Monaco, Webber sudah diatur untuk kesepakatan baru. Langkah ini diambil RBR menyusul prestasinya memenangkan balapan di Spanyol dan Monte Carlo. Sekalipun muncul insiden senggolan, toh tidak mengurungkan niat tim untuk tetap memperpanjang kontrak satu tahun.
"Keputusan yang mudah untuk tetap bersama Red Bull. Kami sudah membicarakannya sejak awal tahun dan tanda-tandanya sudah ada di GP Barcelona," sebut Webber. Keputusan untuk memperpanjang di sini, lanjutnya saling menguntungkan. "Saya sungguh senang dengan mendapat kesempatan satu tahun lagi," tegasnya.
Webber mengaku punya hubungan yang luar biasa dengan tim dan orang-orang di markas RBR di Milton Keynes yang sudah seperti rumahnya sendiri. "Saya berharap, dengan pengalaman dan kesuksesan yang diraih bisa mewujudkan cita-cita meraih juara dunia," harap Webber
Sementara pimpinan tim Christian Horner menegaskan bahwa keputusan untuk menahan Webber di RBR ada dasarnya. Ia termasuk bagian terpenting dari tim dan karirnya pun menanjak dan memimpin sementara dalam klasemen pebalap. "Tim senang punya pasangan pebalap Mark dan Vettel untuk musim kompetisi ketiga (2011)," papar Horner.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
