LOSAIL, Kompas.com - Nicky Hayden puas dengan hasil yang digapainya pada seri perdana MotoGP 2010 di Losail, Qatar. Pada balapan yang berlangsung Minggu (11/4/10) malam atau Senin (12/4/10) dini hari WIB itu, pebalap Amerika Serikat tersebut mampu finis di urutan empat.
Menurut mantan juara dunia MotoGP 2006 ini, penampilannya di Losail merupakan yang terbaik sejak dia bergabung dengan Ducati pada tahun 2009. Dan, ini bisa menjadi modal penting baginya dalam mengarungi keras dan ketatnya kompetisi musim 2010.
Memang, dalam pertarungan ini Hayden tampil cukup impresif meskipun akhirnya gagal naik podium karena finis di urutan empat. Padahal, "The Kentucky Kid" sempat berada di urutan dua, sebelum digeser Jorge Lorenzo, dan bertarung habis-habisan dengan Andrea Dovizioso yang finis ketiga--selisih waktunya hanya 0,011 detik.
"Astaga! Saya benar-benar tidak menyangka akan begitu ketat balapan ini, tetapi tim membuat sejumlah perubahan kecil yang menghadirkan perbedaan besar dan bagus. Sejak pemanasan saya sudah merasa bagus," ungkap mantan pebalap Honda ini. "Saya melakukan start yang hebat dan (Valentino) Rossi tidak kelihatan lebih cepat dari saya.
"Di beberapa tempat dia menjauh tetapi saya hanya mencoba untuk tetap di sana dan belajar sesuatu. Jika kamu meminta saya berada di posisi empat, dua detik di belakang Rossi, sebelum balapan saya akan mengambilnya. Berada dekat dengan podium dan tidak bisa berada di sana... tentu menyakitkan. Tetapi, musim masih panjang dan masih banyak kesempatan bagi kami."
Hayden juga mengungkapkan penyesalannya atas apa yang menimpa Casey Stoner. Karena, rekannya itu tidak bisa menunjukkan kepiawaiannya di sirkuit yang telah dirajainya sejak tahun 2007, karena jatuh di lap keenam.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
