Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 03:30 WIB
Kenekatan Bikin Lorenzo Bisa Finis Kedua
Aloysius Gonsaga AE | lou | Senin, 12 April 2010 | 16:20 WIB
|
Share:

LOSAIL, KOMPAS.com — Jorge Lorenzo tampil impresif pada seri perdana MotoGP 2010 di Losail, Qatar, Minggu (11/4/2010) malam atau Senin (12/4/2010) pagi WIB. Dengan kondisi yang belum fit 100 persen akibat cedera tangan, pebalap Spanyol ini justru bisa membuat kejutan karena finis di posisi dua.

Ternyata, hasil tersebut merupakan buah dari kenekatannya. Mantan juara dunia dua kali kelas 250cc, yang kini merupakan rekan Valentino Rossi di tim Fiat Yamaha, berani menggeber motornya menjelang akhir balapan sehingga bisa melewati pebalap Ducati, Nicky Hayden, dan pebalap Honda, Andrea Dovizioso.

Ya, Lorenzo tampil sangat mengesankan. Kondisi tangannya yang sedang cedera akibat jatuh saat latihan motocross bulan Februari lalu tak menghalanginya untuk naik podium nomor dua. Start dari posisi tiga dan sempat lama menghuni urutan empat sepanjang balapan, Lorenzo akhirnya bisa melibas Hayden dan Dovizioso yang harus finis di belakangnya.

Tak heran jika Lorenzo sangat senang dengan hasil positif yang diraihnya. Ini bakal menjadi modal penting untuk terus menempel Rossi dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia 2010, meskipun perjalanan masih sangat panjang.

"Saya sangat senang dengan posisi kedua ini. Saya sempat berpikir untuk tetap tenang dan tidak mengambil banyak risiko. Tetapi adrenalinku yang naik membuat saya nekat untuk memacu dan meningkatkan kecepatan, sehingga berbuat lebih maksimal lagi," ungkap Lorenzo.

"Pekan ini menjadi sangat indah, karena meskipun mengalami banyak masalah, khususnya dengan grip belakang yang membuat saya merasa tidak nyaman saat start, tetapi bisa meraih hasil bagus. Dani (Pedrosa), Andrea, dan Nicky lebih cepat daripada saya. Saya sabar, dan ketika sudah banyak melahap lap yang membuat bahan bakar semakin berkurang, maka bagi saya tampaknya lebih mudah untuk mengendarai, dan pada akhirnya saya bisa lebih cepat untuk melewati Nicky dan Andrea."

Pebalap berusia 22 tahun ini menambahkan, kemenangan yang menggembirakan ini akan menjadi penyemangatnya sehingga bisa sembuh lebih cepat. Kini, Lorenzo bisa konsentrasi pada penyembuhan cedera tangan karena memiliki jeda dua pekan antara Qatar dan Motegi.

"Dua minggu ini penting untuk penyembuhan. Tangan sudah lebih baik dari yang diharapkan, tetapi belum 100 persen. Sekarang, dalam dua pekan, saya bisa kembali untuk berlatih keras."

Saya sempat berpikir untuk tetap tenang dan tidak mengambil banyak risiko. Tetapi ketika adrenalinku naik, maka memacu saya untuk meningkatkan kecepatan dan berbuat lebih maksimal lagi.
-- Jorge Lorenzo
Sumber :