NEW YORK, Kompas.com — Kelompok penyayang binatang meminta jaksa penuntut New York menyelidiki reality show tentang lomba merpati yang melibatkan petinju legendaris Mike Tyson.
Kelompok perlakuan etis terhadap binatang (PETA) menuduh acara yang dibuat di Brooklyn, New York, ini bertindak sadis terhadap binatang dan juga berindikasi perjudian ilegal.
Tyson akan terlibat dalam acara tersebut sebagai peserta dengan membawa merpati-merpati peliharaannya. Mantan juara dunia tinju kelas berat ini memang sudah lama dikenal sebagai pencinta burung merpati meski masih pemula dalam kegiatan balap merpati.
Acara ini akan ditayangkan dalam stasiun televisi Animal Planet, tahun depan. Juru bicara program ini menolak tuduhan acara ini berkaitan dengan judi.
PETA mengirimkan surat tertanggal 18 Maret kepada kantor jaksa wilayah Brooklyn untuk meminta penyelidikan. Pihak kejaksaan mengatakan akan mempelajari dulu kasus ini.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
