BEIJING, KOMPAS.com — Klub China, Shanxi, berani membayar pemain tenis meja nomor empat dunia, Guo Yan, sebesar 11,3 juta yuan atau sekitar Rp 15 miliar untuk kontrak selama dua tahun.
Guo (26) merupakan runner up kejuaraan dunia 2005. Ia ikut dalam lelang pemain di Beijing, Kamis (18/3/2010), yang menghasilkan 37,5 juta yuan (sekitar Rp 53 miliar).
"Kami tidak pernah menyangka harganya setinggi itu," kata Liu Fengyan, Ketua Asosiasi Tenis Meja China (CTTA). "Kami berharap dapat mengundang perusahaan-perusahaan besar untuk mendukung liga super sehingga nilai liga ini jadi terlihat."
Meskipun kalah populer dibandingkan bola basket dan sepak bola, tenis meja tetap merupakan olahraga nasional. Liga yang melibatkan 10 tim ini pun mendapat liputan televisi.
Rekor bayaran untuk tenis meja di China sebelumnya dipegang oleh juara olimpiade, Ma Lin, saat dibayar 5,01 juta yuan untuk kontrak bersama klub Shanxi selama satu tahun pada 2006.
Guo akan mendapatkan 1,2 juta yuan, sedangkan klubnya di Beijing mendapatkan 3,2 juta yuan. Sisa 6,88 juta yuan akan diterima oleh CTTA.

Gillardino Ingin Bela Italia di Piala Eropa
Penyerang Genoa, Alberto GIlardino, menyatakan keinginannya kembali membela timnas Italia di Piala Eropa 2012.

