JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sukses menutup putaran satu seri tiga di Jakarta 13-14 Maret lalu, Sampoerna Hijau Proliga kembali bergulir ke seri keempat di Kota Palembang. Putaran pertama seri keempat kompetisi liga bola voli antar klub profesional papan atas ini akan digelar 19-21 Maret 2010.
Bertempat di GOR Sriwijaya, Palembang, laga ini akan menjadi pertarungan seru, karena sekaligus menjadi penentu penguasa putaran pertama seri keempat dalam Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 bagi seluruh tim yang berlaga. Tim-tim yang mampu mengambil keuntungan maksimal dari seri di Palembang ini otomatis akan menjadi pimpinan klasemen Putaran 1.
Modal tersebut sangat penting untuk menghadapi Putaran 2 yang akan dilaksanakan pada 9-11 April 2010 di Gresik. Hal ini sangat menarik karena akan menjadi perang klasemen antara tim tuan rumah dengan Surabaya Samator, untuk dapat menjadi penguasa Klasemen dalam seri terakhir putaran pertama ini.
Dalam putaran satu seri tiga di Jakarta lalu, tim tuan rumah Jakarta BNI 46 masing-masing menuai sukses di nomor putera dan puteri. Di nomor puteri, Jakarta BNI 46 mencuri kemenangan dari Jakarta Elektrik PLN, Sabtu (13/3/2010) dan Jakarta Popsivo Polwan, Minggu (14/3/2010).
Tidak jauh berbeda, di nomor putera pun Jakarta BNI 46 berhasil melewati adangan finalis tahun lalu Jakarta Sananta, Sabtu (13/3/2010). Sementara peringkat tertinggi klasemen masih ditempati Surabaya Samator (Putra) dan Gresik Petrokimia (Putri).
Dari pihak Sampoerna, Manager Area Marketing wilayah Palembang, Zainal Abadi, berharap, tim-tim yang akan berlaga nantinya di kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 putaran 1 Seri 4 di Palembang ini akan dapat mewujudkan Kualitas 9 Bintang, yang mengangkat kebersamaan dalam lingkup kualitas pemain serta sportivitas yang tampak nyata di kota sebelumnya Solo, Yogyakarta dan Jakarta.
Di lain pihak, Hanny Surkatty, selaku Direktur Proliga berkomentar "Semakin lama permainan tim-tim peserta Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 semakin tajam. Evaluasi internal tiap tim dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya benar-benar memperbaiki kualitas permainan dari seri ke seri dan ini menambah kepercayaan diri mereka untuk merebut kemenangan."
Sementara tim tuan rumah yang diwaliki Asisten Manager Palembang Bank Sumsel Babel, Abbas Akbar mengakui telah mempersiapkan diri secara optimal.
"Kami tak akan meremehkan tim tamu meskipun pada seri pertama, tim kami berhasil menaklukkan Jakarta Sananta dengan skor 3-1. Prinsip kami, mempelajari pola bertanding lawan adalah modal utama untuk dapat tampil menjadi yang terbaik," tandas Abbas.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
