SAKHIR, Kompas.com - Michael Schumacher yang baru kembali membalap lagi setelah pensiun pada akhir musim 2006, gagal menampilkan performa terbaik pada seri perdana Formula 1 (F1) 2010. Pebalap Jerman yang memperkuat tim Mercedes GP tersebut hanya mampu finis di urutan enam, dan terpaut lebih dari 40 detik dengan pebalap Ferrari, Fernando Alonso, yang menjadi juara.
Dia mengakui, strategi F1 pada tahun ini tidak terlalu berpengaruh untuk balapan. Pasalnya, mulai musim ini para pebalap tidak diizinkan mengisi bahan bakar sepanjang lomba. Schumi--sapaan Schumacher--yakin, aturan baru tidak memberi keleluasaan untuk melakukan banyak variasi, meskipun dia mengatakan bahwa balapan ini menyenangkan.
"Ini adalah awal dan kemudian setelahnya, hanya perlu menjaga kecepatanmu dan tidak boleh melakukan banyak kesalahan," ungkap Schumi kepada BBC.
"Aksi overtaking tidak mungkin, kecuali jika pebalap lain melakukan kesalahan--Lewis mengalaminya sehingga Nico Rosberg bisa melewatinya, tetapi dia kembali menyalib saat pitstop. Seperti itulah kira-kira.
"Meskipun demikian, ini menyenangkan. Khususnya pada awal dan sekarang kami akan bekerja untuk meraih apa yang ada di depan kami."
Peraih tujuh gelar juara dunia F1 ini juga mengakui, dia kesulitan karena pengaruh ban setelah melahap beberapa lap. Akan tetapi, pebalap berusia 42 tahun ini mengatakan bahwa hal tersebut akibat dirinya belum terbiasa setelah tiga tahun pensiun.
"Ya, ada aturan baru mengenai ban yang membuat semua orang harus bisa mengatasinya," tambah Schumi.
"Saya mengalami kesulitan dengan hal ini. Saya harus mengatakan, karena setelah tiga tahun tidak pernah membalap. Saya kira hal ini wajar. Tetapi saya dan tim akan bekerja lagi untuk mendapatkan sentuhan kembali."


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
