JAKARTA, KOMPAS.com - Tim juara bertahan Surabaya Samator sempurna menampilkan permainan terbaik dalam lanjutan kompetisi Sampoerna Hijau Proliga 2010. Samator menekuk Bantul Yuso Gunadharma 3-0 (25-22, 31-29, 25-22), Minggu (14/3/10).
Set pertama, Samator langsung melejit meninggalkan Yuso 10-8. Perolehan angka tersebut terus bertambah, tim asuhan Li Qiujiang ini pun menang tipis 25-22.
Di set kedua permainan mulai panas. Yuso yang berusaha keras akhirnya mampu menahan imbang 22-22. Kejar mengejar angka terus terjadi. Sebuah serve yang menyentuh net dari Denis Zhukov membuat kedudukan 24-24 dan memaksakan deuce.
Masing-masing tim berusaha keras memperlebar jarak angka. setelah duel panjang, smesh dari M Mirza Pratama akhirnya mengantar kemenangan bagi Samator di set kedua dengan skor akhir 31-29.
Set ketiga tidak jauh berbeda. Meski tidak dilengkapi pemain inti Joni, Affan dan Aris, Yuso tetap tak mampu membendung perlawanan Samator. Tim yang marak berpesonilkan pemain timnas ini akhirnya menang 25-22.
"Kalau kemenangan ini sudah kami prediksi. Tapi sebelumnya kami prediksi 3-2 bukannya 3-0. Kami juga main lepas tanpa beban sehingga bisa menang," tutur Ayib, Kapten Samator.
"Secara frekuensi memegang bola saya memang kalah ketimbang Samator. Meski memasang pemain baru, Samator tetap tim hebat. Saya pikir ini merupakan penampilan terbaik tim kami," ungkap Putut Marhaento, pelatih Yuso.
Pada seri berikutnya, Samator akan berhadapan dengan Jakarta BNI 46 di Kota Palembang, Jumat (19/3/2010).


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
