JAKARTA, Kompas.com - Ganda campuran Indonesia Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa gagal melangkah ke semifinal turnamen bulu tangkis All England Super Series. Unggulan delapan ini harus mengakui kehebatan pasangan China yang lolos dari kualifikasi, Zhang Nan/Zhao Yunlei, yang menang 21-16, 21-18 dalam partai perempat final di National Indoor Arena Birmingham, Inggris, Jumat (12/3/10) atau Sabtu (13/3/10) dini hari WIB.
Keberhasilan Zhang/Zhao, yang lebih dulu menyingkirkan kompatriotnya yang merupakan unggulan utama Zheng Bo/Ma Jin sebelum maju ke perempat final ini, membuat China sudah pasti meloloskan satu wakil ke final ganda campuran. Pasalnya, di semifinal, Sabtu (13/3), Zhang/Zhao akan menghadapi rekan mereka yang baru akan saling "membunuh", He Hanbin/Yu Yang (unggulan 4) atau Tao Jiaming/Zhang Yawen (unggulan 6).
Dalam duel berdurasi 37 menit tersebut, Hendra AG/Vita hanya mampu tampil impresif di awal pertandingan, karena mantan pasangan Pelatnas Cipayung tersebut selalu memimpin perolehan poin. Pada set pertama, Hendra AG/Vita sempat memimpin 9-5. Tetapi, mereka tak mampu mempertahankan keunggulan itu karena Zhang/Zhao bisa menyusul setelah meraih lima poin secara beruntun.
Sempat terjadi kejar-mengejar poin hingga kedudukan 13-13, Zhang/Zhao langsung melejit dengan raihan empat poin untuk memimpin 17-13, hingga mengakhiri set pertama dengan skor 21-16.
Di awal set kedua, Hendra AG/Vita kembali memimpin hingga 5-2, sebelum dikejar hingga kedudukan menjadi 5-5. Setelah itu, pertarungan berlangsung alot dan ketat karena terjadi kejar-mengejar angka. Hendra AG/Vita kembali memimpin dengan selisih dua angka ketika unggul 16-14.
Namun, lagi-lagi Zhang/Zhao bisa menyusul dan perolehan poin berlangsung ketat. Sempat tertinggal 17-18, Zhang/Zhao bisa bangkit dan meraup empat poin terakhir untuk memastikan diri meraih tiket ke semifinal setelah menang 21-18.
Dengan demikian, Indonesia tinggal berharap kepada pasangan Pelatnas Cipayung Nova Widianto/Liliyana Natsir. Unggulan kedua ini akan menghadapi pasangan Inggris Nathan Robertson/Jenny Wallwork, untuk memperebutkan tiket semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini.


Lindaweni Fanetri kalah dalam partai penentu, sehingga tim Piala Uber Indonesia pun tersingkir di perempat final, menyusul tim Piala Thomas.
