Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 10:52 WIB
Taufik Hadapi Peter Gade
| Jumat, 12 Maret 2010 | 03:47 WIB
|
Share:

Jakarta, Kompas - Pemain tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, melangkah ke babak perempat final turnamen bulu tangkis All England Super Series. Taufik akan menghadapi tantangan pemain Denmark, Peter Gade, di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, Jumat (12/3).

Taufik maju ke perempat final setelah menekuk pemain Inggris, Andrew Smith, 21-18, 21-14. Sementara Peter Gade melenggang setelah mengalahkan Simon Santoso 24-22, 21-18.

Meski sudah berusia 32 tahun, permainan Peter Gade masih cukup berbahaya. Gade memiliki teknik permainan yang cukup matang dengan penempatan bola yang akurat.

Itu sebabnya, Gade bisa menaklukkan Simon yang usianya terpaut tujuh tahun lebih muda. Taufik juga patut waspada karena dalam setiap pertemuan dengan Gade, pertandingan berlangsung ketat. Rekor pertemuan keduanya kini 8-6 untuk keunggulan Taufik.

Pertemuan Taufik dengan Gade merupakan partai ulangan perempat final All England tahun 2009. Ketika itu Taufik menang 21-17, 21-18.

Sementara itu, pasangan ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan, memelihara peluang untuk meraih gelar pertamanya di All England. Ganda terbaik Indonesia ini maju ke perempat final setelah menang mudah atas pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yoshiteru Hirobe, 21-16, 21-16.

Juara Olimpiade Beijing ini selanjutnya akan menghadapi pemenang antara unggulan kedelapan dari Malaysia, Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, dan Cho Gun-woo/Kwon Yi-goo (Korsel), untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

Keberhasilan mereka melangkah ke perempat final seperti menghapus kutukan selalu kandas di babak kedua. Gelar All England merupakan satu-satunya trofi yang belum pernah diraih pasangan ini.

”Mudah-mudahan kami bisa terus konsisten. Kami memang harus fokus di setiap pertandingan. Gelar juara All England merupakan impian kami dan ini akan kami wujudkan,” kata Markis Kido.

Sony gagal

Pada pertandingan sebelumnya, Sony Dwi Kuncoro gagal menghadang langkah unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei. Sony bahkan kalah dengan mudah 11-21, 17-21.

Chong Wei, yang pada awal tahun ini sudah menjuarai Korea dan Malaysia Terbuka, tampil sangat perkasa di game pertama. Dia langsung membuka keunggulan 6-0.

Sony yang berupaya mengejar tetap tidak mampu mengimbangi permainan reli Chong Wei. Pemain nomor satu dunia ini menutup game pertama 21-11.

Pada game kedua Sony mulai bisa mengembangkan permainannya. Dia juga berhasil meraih angka melalui permainan net dan reli. Sony sempat membuka harapan dengan unggul 11-7.

Namun, Chong Wei dengan sabar mengejar untuk membalikkan keadaan sekaligus memenangi pertandingan 21-17.

Sehari sebelumnya, pemain tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka, terjungkal di tangan unggulan ketiga asal China, Chen Jin. Namun, Hayom cukup memberikan perlawanan yang sengit atas juara All England tahun 2008 ini dengan permainan ketat tiga game, 21-16, 19-21, 22-20, untuk kemenangan Chen Jin.

Kekalahan mudah dialami pasangan ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah dari pasangan Inggris, Anthony Clark/Heather Olver, 7-21, 13-21.

Sementara itu, kegagalan juga dialami Maria Febe Kusumastuti. Febe kemarin dikalahkan semifinalis All England tahun lalu Jiang Yanjiao, 9-21, 14-21. Dengan demikian, tak ada lagi wakil Indonesia di nomor tunggal putri, setelah sebelumnya Adriyanti Firdasari tersingkir. (OTW)