Kamis, 9 September 2010
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Atasi Masalah Dana Prima, Kemenpora dan KONI Bentuk Tim Konsultasi
Kamis, 11 Maret 2010 | 01:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengatasi mandeknya kucuran dana Program Indonesia Emas (Prima) jelang Asian Games di Guangzhou, China, pihak Kemenpora membuka sebuah sarana komunikasi bagi pihak pengurus besar (PB) induk organisasi olahraga. Sarana kominikasi ini diwujudkan dalam bentuk tim konsultasi yang merupakan gabungan antara Kemenpora dan KONI.

Tim Konsultasi ini diharapkan dapat menjebatani dan menampung segala keluh kesah mengenai permasalahan dana yang selama ini dialami pihak PB terkait persiapan Asian games.

"Dengan konsultasi ini, diharapkan masalah dana dan keperluan PB untuk memfasilitasi atletnya bisa diatasi. Dengan demikian, maka pemusatan latihan bisa dilakukan dengan optimal," kata Asisten Deputi Pembinaan Presatasi Olahraga pada Bidang Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga Marhot Harahap, Rabu (10/3/10).

Dari jajaran KONI dan Kemenpora, struktur tim konsultasi ini diwakili oleh bidang perencanaan, keuangan, pembinaan prestasi, sarana dan prasarana dan program atlet andalan. Tahap selanjutnya dari konsultasi ini adalah dengan mengajukan proposal sehubungan dengan dana persiapan Asian Games yang dilakukan oleh seluruh PB peserta perhelatan olahraga bergengsi tersebut.

Dari Indonesia sendiri, dipastikan akan turun di 17 cabang olahraga pada Asian Games, yaitu atletik, aquatic (diving, dan swimming), catur, anggar, karate, taekwondo, tenis lapangan, voli pantai, gulat, wushu, panahan, bulu tangkis, boling, balap sepeda, dayung, layar, dan angkat besi.

Penulis: C6-10   |   Editor: lou Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.