Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 10:41 WIB
Jenuh, Trianingsih Berlatih di Kalimantan
| cay | Rabu, 10 Maret 2010 | 16:56 WIB
|
Share:

KOMPAS/DANU KUSWORO
Trianingsih

SEMARANG, KOMPAS.com — Pelari putri Trianingsih direncanakan berlatih di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari persiapan untuk tampil pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 2010.
   
"Tri (panggilan akrab Trianingsih) akan berlatih di sana dua bulan, yaitu April-Mei 2010. Setelah itu, ia kembali berlatih di Salatiga hingga menjelang keberangkatannya ke China," kata pelatih Trianingsih, Alwi Mugiyanto, ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (10/3/2010).
   
Menurut pelatih sekaligus pembina klub atletik Lokomotif Salatiga ini, dia tertarik menerapkan latihan di Palangkaraya, Kalteng, karena di sana terdapat danau yang dikelilingi pasir putih yang cocok untuk pembentukan fisik .
   
Berpindahnya tempat latihan bagi Trianingsih menurutnya juga untuk penyegaran bagi yang bersangkutan karena selama ini Tri hanya latihan di Salatiga, Jateng.
   
Pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di China mendatang, adik mantan pelari nasional Ruwiyati tersebut bakal turun pada nomor maraton (42,195 kilometer) dan 10 kilometer.
   
Trianingsih tidak turun pada nomor spesialisasinya, yaitu lari 5.000 dan 10.000 meter yang mengantarkannya meraih medali emas pada SEA Games 2007 dan 2009.
   
Sebelum turun pada Asian Games mendatang, Trianingsih sempat turun pada lomba lari maraton di Hongkong pada akhir Febuari 2010 dan berhasil meraih gelar juara dengan catatan waktu 2 jam 47 menit.

Catatan terbaiknya pada nomor ini adalah 2 jam 43 menit. Waktu itu dicatat saat Tri menempati urutan kedelapan pada lomba lari di Kenya, 2008. "Saya belum berani bicara peluang untuk meraih emas apakah di nomor maraton. Nanti kalau sudah dekat dan mengikuti serangkaian uji coba, baru bisa," kata Trianingsih.
   
Ia menyebutkan, untuk maraton, pesaing beratnya akan datang dari pelajar China, Jepang, Korea, dan negara Timur Tengah. Pelari dari China yang menjadi pesaing Trianingsih adalah pemegang medali emas Olimpiade Athena, Yunani, 2004.

Sumber :
ANT