Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 10:21 WIB
TNI AU Taklukkan Popsivo Polwan 3-1
| lou | Jumat, 5 Maret 2010 | 20:54 WIB
|
Share:

SLEMAN, Kompas.com - Jakarta TNI AU memetik kemenangan 3-1 (25-23, 15-25, 25-22, 25-17) atas Jakarta Popsivo Polwan pada pertandingan seri II putaran pertama Proliga 2010 di GOR Pangukan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (5/3/10).

"Kami senang dengan kemenangan ini, tetapi secara tim kurang puas dengan penampilan para pemain, karena belum menunjukkan permainan seperti yang saya harapkan," kata pelatih Jakarta TNI AU Eko Waluyo usai pertandingan.

Pertandingan antara tim lama dan Jakarta TNI AU sebagai tim debutan di Proliga ini berlangsung alot. Bahkan pada set pertama, Jakarta TNI AU hampir menyerah dari Popsivo.

Namun, akhirnya Jakarta TNI AU mampu bangkit di tengah pertandingan untuk membalikkan keadaan.

Memasuki set kedua, Popsivo yang dilatih Wandi Paweka mampu menyamakan kedudukan dengan mengandalkan serangan-serangan yang dimotori kedua pemain asingnya, Natalya Zhukova dan Ketie Carter.

Namun, pada set ketiga dan keempat Jakarta TNI AU mampu mendominasi pertandingan, bahkan tidak membutuhkan usaha keras untuk memetik kemenangan pada set keempat.

Sejak awal set keempat, Jakarta TNI AU mampu unggul 8-2 dan tidak pernah terkejar, hingga akhirnya blok dari Kimberly dan Sulistyanti memastikan kemenangan.

"Pemain masih keteteran saat menghadapi serve dari lawan, begitu pula dengan passing yang tidak terlalu bagus. Masih banyak pembenahan yang harus dilakukan," katanya.

Sementara itu, Kapten Jakarta TNI AU Fransisca Waas mengatakan keberuntungan juga turut menjadi faktor kemenangan tim ini atas Popsivo.

"Bergabungnya pemain asing di tim juga turut menambah motivasi kami untuk menampilkan permainan terbaik," katanya.

Sedangkan Wandi Paweka mengatakan faktor kekalahan pada pertandingan tersebut disebabkan timnya tidak diperkuat libero.

"Pada technical meeting sebelum pertandingan, disebutkan kami tidak boleh mengganti libero. Padahal Chika (Pratiwi) yang telah kami daftarkan sebagai libero sakit, dan tidak boleh digantikan oleh Lina (Apriliana). Tetapi memang kami belum menyertakan surat keterangan dokter atas sakitnya Chika," katanya.

Ia mengatakan dengan tidak diperkuat libero, maka kondisi fisik pemain cepat terkuras. "Pada set pertama dan kedua memang masih bisa mengimbangi, tetapi pada dua set terakhir fisik mereka sudah habis," katanya.

Sumber :
ANT