YOGYAKARTA, Kompas.com - Klub bola voli Bantul Yuso Gunadarma yang akan tampil dalam seri kedua putaran pertama Proliga 2010 di GOR Pangukan Sleman, 5-7 Maret, belum akan menurunkan pemain asingnya asal Jepang.
"Pada pertandingan besok, pemain asing asal Jepang itu juga akan tetap menjadi cadangan, kecuali ada sesuatu hal mendesak yang menuntut agar pemain asing itu diturunkan," kata pelatih Yuso, Putut Marheanto, di Yogyakarta, Kamis (4/3/10).
Menurut dia, keputusan untuk tidak menurunkan pemain asing asal Jepang Keisuke Nakajima tersebut disebabkan, tidak ingin menggangu ritme permainan tim yang sudah terbentuk sejak lama.
"Permainan bola voli adalah permainan tim. Jadi buat apa mengganggu ritme permainan yang sudah ada demi untuk menurunkan pemain asing yang sudah direkrut. Saya lebih memilih untuk mempertahankan irama permainan tim," katanya.
Ia meyakini, kualitas permainan pemain Yuso tidak kalah dengan kualitas permainan dari pemain asing yang ada. Selain itu, langkahnya tersebut untuk terus mempertahankan kesinambungan pembinaan pemain di klub.
"Semakin banyak klub lain yang menurunkan pemain asing dalam Proliga ini, akan membuat kami semakin beruntung karena kami bisa mengasah kemampuan untuk mengatasi blok, bertahan, atau jump serve yang banyak dilakukan pemain asing," ujarnya.
Komitmen Yuso untuk tidak menggunakan pelatih atau pemain asing dalam kompetisi tahunan tersebut, lanjut Putut, telah membuahkan hasil yang cukup baik. Di antaranya adalah menjadi finalis dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.
"Meskipun kalah dari Jatim, tetapi kami kalah setelah memberikan perlawanan yang ketat dengan kemampuan lokal," katanya.
Saat menjadi tuan rumah, Yuso akan bertemu dengan tim dari Jakarta yaitu Jakarta BNI 46 pada Sabtu (6/3) dan Jakarta Sananta pada Minggu (7/3).
Sementara itu, Direktur Proliga Hanny Surkatty menyatakan, dari 10 tim yang akan bertanding di Proliga 2010, semuanya telah diperkuat dengan pemain asing.
"Saya yakin, akan ada banyak kejutan yang terjadi dalam kompetisi proliga ini karena semua tim sudah diperkuat pemain asing dan diharapkan semua tim menampilkan permainan yang maksimal," katanya.
Sebanyak lima tim putra dan lima tim putri akan tampil dalam kompetisi bola voli tersebut yaitu Jakarta Sananta, Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel, Bantul Yuso Gunadarma, dan Surabaya Samator untuk tim putra, sedangkan tim putri terdiri dari Jakarta BNI 46, Jakarta Popsivo, Jakarta Elektrik PLN, Gresik Petrokimia dan Jakarta TNI AU sebagai tim debutan.


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.
