JAKARTA, Kompas.com - Mantan juara dunia F1 Lewis Hamilton berencana mengubah manajemennya dan tidak lagi menyertakan ayahnya, Anthony.
Hal ini diungkapkan pebalap tim McLaren ini dalam sebuah wawancara khusus. Dalam usia 25, Lewis Hamilton meerasa ia perlu melakukan sesuatu perubahan, apalagi setelah kegagalan yang dialaminya tahun lalu.
Hamilton mengatakan, ayahnya akan mundur dari semua bisnis yang melibatkan dirinya dan ia akan mencoba mencari manajer baru. Sebelum memperoleh manajer baru, semua keperluan Hamilton akan diurus oleh manajemen McLaren.
"Saat ini saya telah berusia 25 tahun. Saya merasa sudah sampai pada titik untuk suatu perubahan," kata Hamilton. "Telah beberapa tahun saya mencoba menemukan figur yang akan membantu mengatasi segala situasi, termasuk membantu, mencarikan sponsor."
"Saya tidak pernah menemukan orang itu. Saat itu saya suka dengan posisi ayah sebagai manajer dan mengurus semua keperluan saya. Saya sangat percaya kepadanya," ungkapnya. ""Saya tahu ia melakukan segala sesuatu dengan penuh cinta dan saya juga mempercayainya."
"Kami memang beberapakali berbicara soal kemungkinan mencari orang lain, tetapi tidak pernah berani melakukannya. Saya kira saat ini merupakan saat yang tepat untuk mengambil langkah itu," katanya lagi. "Di usia 25, saya adalah orang dewasa."


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.
