JAKARTA, KOMPAS.com — Lima kemenangan berturut-turut atas Satria Muda (SM) BritAma musim ini menjadikan Philippine Patriots unggul sebagai kandidat terkuat juara ASEAN Basketball League (ABL) 2009/2010. Di pertemuan terakhir, Patriots yang diperkuat trio asing mereka, Gabriel Freeman, Robert Wainwright, dan Jason Lamar Dixon, sempurna membungkam tim besutan coach Fictor Roring ini 75-53.
Atas kemenangan ini, Patriots makin jauh dalam perolehan poin game. Peringkat satu babak reguler ini kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi di laga final untuk memperbesar jarak 3-0 atas SM BritAma dan keluar sebagai juara.
Sementara bagi SM BritAma yang tertinggal 0-2 dari Patriots, tak ada pilihan selain menang saat menjamu wakil dari Filipina tersebut pada game ketiga di BritAma Arena Sportmall, Jakarta, Minggu (21/2/2010). Pasalnya, dengan kemenangan saja maka juara Indonesian Basketball League 2009 ini bisa memelihara asa untuk menjadi juara ABL.
Ya, dengan kemenangan di game ketiga nanti, SM BritAma memaksa berlangsungnya game keempat yang kembali berlangsung di kandang, pada 24 Februari mendatang. Jadi, seharusnya pasukan SM BritAma tak boleh membuang kesempatan ketika tampil sebagai tuan rumah.
Final ABL menggunakan format the best of five. Jika ingin menjadi juara, Alexander Hartman dan kawan-kawan harus memenangkan tiga pertandingan ke depan. Langkah awal itu harus dimulai dengan kemenangan pada laga besok.


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.
