NEW YORK, KOMPAS.com — Floyd Mayweather Jr, yang rencananya bertarung melawan Manny Pacquiao berantakan bulan lalu karena ketidasepahaman tentang pemeriksaan darah, akan bertanding melawan Shane Mosley pada 1 Mei, kata promotor tinju, Rabu (3/2/2010).
Kedua petinju itu sama-sama setuju dengan pemeriksaan obat terlarang model Olimpiade, yang merupakan penghalang sehingga gagalnya pertandingan antara Mayweather dan Manny Pacquiao, kata Mayweather Promotions dalam pernyataannya. "Ini untuk kepentingan para penonton dan kami meminta agar secepatnya diadakan pertarungan melawan Shane," kata juara dunia enam kali Mayweather dalam pernyataannya.
"Saya sudah menyatakan ketika saya kembali menekuni olahraga ini bahwa saya hanya menginginkan pertandingan yang bagus. Saya kira Shane adalah salah satu petinju terbaik, tetapi pada 1 Mei nanti ia masih belum terlalu bagus untuk mengalahkan saya," katanya.
Mayweather (40-0) yang berusia 32 tahun mundur dari tinju pada 2008, tetapi tampil lagi pada September lalu dan dengan mudah menang angka atas Juan Manuel Marquez setelah 18 bulan absen di atas ring.
Mosley yang berusia 38 tahun bertarung terakhir kali pada Januari 2009 ketika menghentikan Antonio Margarito pada ronde kesembilan dan berhak atas sabuk kelas welter dunia untuk ketiga kalinya. "Saya selalu ingin bertarung lawan Floyd dan sekarang impian saya menjadi kenyataan," kata Mosley, "Saya siap melawannya dan pada 1 Mei akan saya tunjukkan bahwa sayalah yang terkuat, tercepat, dan terbaik dibandingkan dengan dia. Saya tidak memiliki masalah untuk mengalahkannya."
Juara lima kali Mosley (46-5) menandatangani kontrak pertandingan Jumat lalu dan laga itu akan diadakan di Las Vegas.
Petinju Filipina, Pacquiao, akan mempertahankan gelar juara kelas welter WBO melawan petinju Ghana, Joshua Clottey, di Cowboys Stadium di Dallas pada 13 Maret.

Gillardino Ingin Bela Italia di Piala Eropa
Penyerang Genoa, Alberto GIlardino, menyatakan keinginannya kembali membela timnas Italia di Piala Eropa 2012.

