KUALA LUMPUR, Kompas.com - Peringkat satu dunia, Lee Chong Wei bertekad merebut medali emas Olimpiade London 2012 sebelum mengundurkan diri sebagai pemain.
Pemain Malaysia yang kini berusia 27 tahun ini, menempati peringkat utama dunia sejak 2008. Chong Wei juga bertekad mempertahankan posisinya di peringkat utama dunia saat mundur pada 2012 mendatang.
"Saya sudah mendekati akhir karir saya dan saya tidak ingin memiliki penyesalan saat pensiun, seperti gagal meraih gelar juara prestise serta menempati peringkat satu dunia," kata Chong Wei.
"Saya masih emiliki tiga kali kesempatan untuk merebut gelar juara dunia. Namun saya hanya memiliki satu kesempatan untuk menjadi juara olimpiade," lanjutnya. "Karena itulah saya harus mencapai puncak pada 2012 di Olimpiade London. Itulah tantangan terbesar saya."
Tahun ini saja, Chong Wei sudah menjuarai dua turnamen Super Series di Korea dan Malaysia. Meski telah meraih 24 gelar juara selama karirnya, Chong Wei belum pernah menjadi juara di turnamen All England, kejuaraan dunia dan merebut medali emas Olimpiade.
Chong Wei juga bermaksud membuat sekolah bulu tangkis pada saat pensiun. "Saya senang menjadi ikon buat generasi muda. Mereka bisa sukses sebagai pemain bulu tangkis, seperti saya. Saya telah mengorbankan banyak hal namun saya tidak ingin meninggalkan tim nasional. Saya akan tetap mendukung para pemain muda," kata Chong Wei.
Sebagai perbandingan, petenis legendaris Indonesia, Taufik Hidayat pernah menjadi juara dunia dan merebut medali emas Olimpiade Athena 2004. Taufik hanya belum pernah meraih gelar juara di turnamen All England.


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.
