Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 02:21 WIB
Nasser Al-Attiyah Pimpin Reli Dakar
A. Tjahjo Sasongko | cay | Senin, 4 Januari 2010 | 13:47 WIB
|
Share:

Nasser Al-Attiyah

LA RIOJA, KOMPAS.com — Pereli Qatar Nasser Al-Attiyah memimpin Reli Dakar pada hari Minggu, sedangkan pemeriksaan terhadap insiden yang menewaskan penonton berusia 28 tahun terus berlanjut. 
   
Al-Attiyah, yang mengendarai Volkswagen, memenangi tahapan kedua sepanjang 355 kilometer dari Cordoba dan memimpin 1 menit 19 detik atas teman setimnya, Carlos Sainz dari Spanyol, yang berada di urutan keempat pada tahapan kedua itu. 
   
Pereli dari Qatar ini tampil dengan semangat pada perlombaan 2010 setelah pada 2009 didiskualifikasi secara kontroversial ketika sedang memimpin perlombaan. 
   
Pereli Perancis, Guerlin Chicherit, di atas BMW, berada di urutan kedua disusul tiga pengendara lain Volkswagen, yaitu Carlos Neves, Sainz, dan Mark Miller.
   
Juara enam kali di kategori sepeda motor dan tiga kali juara kategori mobil, Stephane Peterhansel dari Perancis, berada di urutan keenam dan ketiga secara keseluruhan (overall). 
   
Pereli Spanyol, Nani Roma, di atas BMW, yang memenangi perlombaan pembuka pada hari Sabtu, kalah 15 menit pada hari Minggu setelah mengalami insiden terguling dan berada di urutan ke-18 dan kedelapan secara keseluruhan. "Kami dikejar Stephane setelah melaju sekitar 150 kilometer, kemudian masalahnya amat teknis. Kami kepayahan setelah kemudian berada di belakang Carlos yang meninggalkan kepulan debu," kata Al-Attiyah.

"Tapi kami menemukan irama perlombaan kami. Kami dapat mengatasi masalah dan situasi, walaupun kondisinya amat sulit karena ada hujan dan kabut," katanya. 
   
Pereli sepeda motor dari Perancis, David Fretigne, yang berlomba mengendarai Yamaha, memenangi kategori roda dua itu. Adapun rekan senegaranya, David Casteu dari Sherco, memimpin total keseluruhan setelah berada di urutan kedua dengan pautan waktu 43 detik. 
   
Pereli Spanyol, Marc Coma, juara 2006 dan 2009, berada di urutan ketiga tetapi terkena penalti 22 menit karena kecepatan sehingga ia turun ke urutan ke-14. "Ini merupakan tahapan yang keras secara teknik," kata Casteau. "Lintasan amat licin dan banyak binatang di mana-mana. Saya malah berpapasan dengan dua kendaraan yang melaju ke arah saya," katanya. 
   
Adapun pereli dari Jerman, Mirco Schultis, dan rekan senegaranya dari Swiss Ulrich Leardi, yang kendaraannya melaju ke arah kerumunan penonton dan menewaskan seorang wanita, tidak melanjutkan perlombaan tahapan kedua pada hari Minggu. 
   
Kendaraan berpenggerak empat roda (4 x 4) itu keluar dari lintasan dan menghantam penonton yang berdiri di luar tempat aman yang sudah ditentukan panitia di dekat Kota Rio Cuarto, sekitar 800 kilometer dari Buenos Aires, Sabtu. 
   
Sonia Natalia Gallardo (28), yang mengalami luka serius di kepala, panggul, dan perutnya dalam insiden itu, tewas di Rumah Sakit Cordoba, sedangkan empat lainnya luka. 
   
Schultis dan Leardi menabrak sekelompok penonton yang berada di "arena yang tidak aman". Hal itu menurut Julio Cesar Berrocal, Kepala Polisi Cordoba. "Tiga mobil memasuki tikungan dan dua di antaranya melaju kencang, sedangkan yang ketiga tertutup debu yang ditinggalkan mereka (kendaraan yang dinaiki Schultis dan Leardi) sehingga mereka melaju ke arah penonton," katanya. 
   
Setelah terjadi tiga kematian pada lomba 2009, yakni pengendara sepeda motor dari Perancis Pascal Terry dan dua penumpang lori, keamanan perlombaan 2010 ditingkatkan. Sebanyak lima "kawasan publik" disiapkan pada tahapan pertama perlombaan agar masyarakat umum memiliki ruang untuk menonton reli akbar itu. Panitia mengatakan, sebanyak 57 area penonton disiapkan dalam 14 tahapan Reli Dakar 2010. 

Sumber :
ANT, AFP

Mancini: Bersama Capello Inggris Bisa Juara Euro 2012

Manajer Manchester City, Roberto Mancini, menilai timnas Inggris bisa berprestasi di Euro 2012 jika masih ditangani oleh Fabio Capello.

SEE MORE