JAKARTA, Kompas.com - Tinju profesional dunia dekade ini menghasilkan banyak nama mau pun pertarungan ynag patut dikenang. Berikut pilihan kantor berita Reuters.
1. Petinju terbaik dekade ini:
Manny Pacquiao (Filipina). Di paruh terakhir dekade ini, nama petinju Filipina ini sangat menarik perhatian. Ia mengalahkan sejumlah nama besar seperti Oscar De La Hoya, Ricky Hatton mau pun Miguel Cotto. Kemenangannya atas Cotto yang merupakan petinju asal Puerto Riko di Las Vegas, November tahun ini memberinya gelar juara dunia yang ketujuh. Prestasi yang terbaik sepanjang sejarah tinju.
Promotor tinju terkenal AS, Bob Arum tidak ragu memasukkan nama Pacquiao di antara deretan nama petinju terbaik sepanjang sejarah tinju pro. "Saya memilih Muhammad Ali, Sugar Ray Leonard, Marvin Hagler dan Manny Pacquiao sebegai petinju terbesar," kata Arum.
2. Pertarungan terbaik
Pertemuan dua petinju asal Meksiko, Diego Corrales dan Jose Luis Castillo yang pertama pada 7 Mei 2005. Pertarungan kedua petinju kelas ringan ini dianggap sebagai pertarungan yang paling mengasyikkan untuk ditonton. Sejak ronde awal dalam pertarungan 7 Mei 2005 tersebut, kedua petinju saling bertukar pukulan. Castillo menjatuhkan Corrales dua kali pada ronde 10. Untuk mencuri nafas, Castillo melakukan taktik membuang pelindung giginya.
Namun Castillo kemudian mampu bangkit dan mampu membuat Castillo terjajar di tali ring dan menyerah.
3. Saat paling menyedihkan
pertarungan petinju AS, Shannon Briggs dan petinju Rusia, Sultan Ibragimov, Juni 2007 mungkin bukan pertarungan yang menarik. Namun kekalahan Shannon Briggs membuat ia kehilangan gelar juara dunia tinju kelas berat versi WBO. Sejak itu, AS tidak lagi memiliki seorang juara dunia tinju di kelas berat. Padahal kelas ini merupakan kelas yang didominasi petiunju AS sejak jaman Jack Johson pada awal abad lalu.
Keas berat kini dikuasai petinju Ukarina (Vladimir dan Vitali Klitschko), serta petinju asal Inggris, David Haye.


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.