PALEMBANG, Kompas.com - Subhan Aksa didampingi navigator Hade Mboi yang mengendarai Mitsubishi Evolution IX tampil sebagai juara reli nasional 2009, setelah tampil tercepat pada Reli Sriwijaya yang berlangsung Sabtu dan Minggu di kawasan perkebunan Kabupaten Banyuasin, sekitar 45 km utara Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Pebalap dari Tim Reli Pertamina Bosowa yang akrab dipanggil Ubang tampil tercepat pada hari pertama dan kedua dengan mengumpulkan waktu tercepat satu jam 31 menit 20,1 detik disusul Rizal Sungkar di atas Mitsubishi Evolution VIII dengan waktu 1:31:41.13.
Dengan kemenangannya itu, akhirnya Ubang menyandingkan gelar juara nasional reli sprint dan reli kecepatan (speed rally) untuk musim lomba 2009, setelah sebelumnya ia naik podium juara reli sprint 2009.
Setelah menyelesaikan perlombaan putaran terakhir di Sumatera Selatan, Ubang mengumpulkan angka tertinggi 70 poin, sedang Rizal yang sebelumnya menyimpan 35,5 poin menjadi 51,5 poin dan Sadikin Aksa yang berada pada urutan kedua hingga putaran kedua dan tampil sebagai juara ketiga di Sumatera Selatan, mengumpulkan 45 poin.
Hade Mboi yang sudah empat tahun mendampingi Ubang sebagai navigator, tampil sebagai juara nasional navigator 2009 (66 poin), diikuti Indra Prasetyo (48,5) dan Adi Wibowo (43).
Sebanyak 16 pereli mengikuti Reli Sriwijaya sebagai putaran ketiga nasional dan yang terakhir, yang juga disaksikan pengamat internasional Piero Sodano (Italia) dari Federasi Automotif Internasional (FIA) dan Fred Gallaghar (Inggris) sebagai konsultan sport, karena BMI sebagai promotor perlombaan sedang berusaha menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia (WRC), seperti pernah terjadi pada 1996-1997 di Sumatera Utara.
"Sejak pertama kali turun pada reli Makassar 1999, baru kali ini saya tampil sebagai juara nasional dan saya amat gembira," tutur Ubang, yang sudah beberapa kali mengikuti seri kejuaraan dunia PWRC (Production World Rally Championship) di negara-negara Eropa.
Mengenai jalannya perlombaan Reli Sriwijaya, Ubang mengatakan berjalan ketat dan ia mendapat perlawanan keras dari Rizal Sungkar, sementara Rizal sempat mengalami masalah kendaraan pada SS-1 di perkebunan Balit Sembawa (17,70 km) Sabtu dan pada SS terakhir yang ke-11 Minggu di area yang sama.
Rizal yang sudah kehilangan banyak waktu pada lomba hari pertama, sebenarnya tampil tercepat pada SS9-SS-10 dan SS-11 (SS-8) dibatalkan karena lumpur, sedangkan Subhan tercepat kedua, ketiga dan pertama pada lomba Minggu, namun adik Rifat Sungkar yang bernaung dalam Tim Reli Pertamina Prima XP itu tidak dapat lagi mengejar waktu Ubang.
"Saya sudah berusaha keras tapi ’coil’ mobil saya meleleh pada SS-1 dan pada SS terakhir kendaraan saya tergenang dalam air sehingga tidak dapat mengembangkan kecepatan. Mudah-mudahan tahun depan saya dapat menggapai impian saya menjadi juara nasional," tutur Rizal, juara nasional Malaysia 2006, namun belum pernah menjadi juara nasional di negaranya sendiri. Abangnya, Rifat Sungkar, yang tidak turun dalam perlombaan itu, adalah juara nasional reli pada 2005-2007-2008.
Pimpinan Lomba Jeffrey JP mengatakan perlombaan reli nasional selama dua hari itu berlangsung sesuai dengan yang direncanakan, kecuali dibatalkannya SS-8 di perkebunan Balit Sembawa AA, karena genangan air terlalu tinggi. "Secara keseluruhan reli ini berlangsung sukses," tutur Jeffrey, yang juga mantan navigator nasional.
Hasil Hari Kedua Reli Sriwijaya:
1.Subhan Aksa/Hade Mboi, Mitsubishi Evolution IX, 1:31:20,1
2.Rizal Sungkar/Indra Prasetyo, Mitsubishi Evolution VIII, 1:31:41.13
3.Sadikin Aksa/Adi Wibowo, Mitsubishi Evolution X, 1:45:3.3
4.Irfansyah/Robby Prasetyo, Suzuki SX IV, 2:8:8,2
5.Kemas Haikal/Yudi Herwanto, Mitsubishi Lancer GLXi, 2:12:55.8

Maradona Yakin Capello Dipecat FA
Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona menganggap, itu adalah pencopotan yang direncakan oleh FA agar Fabio Capello mundur sebagai pelatih.

