JAKARTA, Kompas.com - Para penggemar Kimi Raikkonen yang rindu menyaksikan lagi aksinya di lintasan Formula 1 (F1) siap-siap kecewa. Pasalnya, pebalap Finlandia ini mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan, karena dia tidak menjamin akan kembali lagi ke F1 yang telah membesarkan namanya.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Autosport, Raikkonen yang musim 2010 dipastikan tampil di World Rally Championship (WRC), mengatakan bahwa WRC mungkin saja menjadi pilihannya dalam jangka waktu yang panjang. Bahkan, bukan mustahil dia memutuskan untuk terus tampil di ajang tersebut.
"Saya tidak mempunyai kontrak dengan F1 atau apapun, sehingga saya tidak memiliki pandangan apapun tentang apa yang akan terjadi," ungkap Raikkonen. "Saya memiliki dua opsi, tetapi di reli atau kembali ke F1. Saya ingin melihat bagaimana perkembangannya, dan setelah itu memutuskannya. Saya tidak ingin tergesa-gesa dalam membuat keputusan.
"Jika itu (reli) bagus, maka saya bertahan. Ada beberapa skenario yang berbeda. Tetapi sekarang hanya untuk tahun ini, bersama Red Bull dan Citroen."
Memang, Raikkonen sudah mengubah haluan ke WRC setelah didepak dari Ferrari pada akhir musim 2009. Mantan juara dunia F1 2007 ini sempat bernegosiasi dengan bekas timnya, McLaren, tetapi tak ada kata sepakat, sehingga dia akhirnya memutuskan untuk absen dari F1 pada musim 2010.
Memastikan diri ke WRC, pebalap berusia 29 tahun ini pun menandatangani kontrak dengan Red Bull, yang menjadi backing tim Citroen Junior. Ini sekaligus memastikan bahwa Raikkonen akan cuti dari F1 pada tahun depan.
Dalam kesempatan inil, Raikkonen juga menduga ada sesuatu di balik keputusan Ferrari yang lebih cepat memutus kontraknya. Padahal, seharusnya dia masih satu musim lagi bersama "Scuderia".
"Kamu harus bertanya kepada mereka, saya tidak tahu!" tegasnya. "Kamu perlu menanyakan orang yang membuat keputusan itu. Saya tidak tertarik dengan mengapa atau kapan. Saya yakin saya tahu jawabannya, dan tidak ada yang bisa dilakukan dengan balapan atau apa yang sudah saya kerjakan di sana.
"Saya pikir, ketika di sana cukup banyak uang, maka kamu selalu bisa mengubah sesuatu! Saya pikir, banyak yang terjadi setelah Santander datang. Mungkin mereka sudah melakukan beberapa deal. Saya tidak tahu..."


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.