JAKARTA, Kompas.com - Tim bulu tangkis puteri gagal merebut medali emas setelah dikalahkan regu puteri Malaysia 1-3 di final SEA Games XXV, Minggu (13/12).
Meski sudah berusaha keras, Adrianti Firdasari dkk gagal mengimbangi para pemain Malaysia yang memang memiliki peringkat lebih baik. Dengan hasil ini untuk sementara, tim Indonesia dan Malaysia berbagi medali emas, setelah sebelumnya tim putera Indonesia mengalahkan Malaysia juga dengan 3-1.
Di partai pertama, Adrianti Firdasari menyerah dua game dari tunggal utama Malaysia, Wong Mew Choo. Firda menyerah 18-21 17-21 dalam waktu 37 menit.
Malaysia kemudian menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah ganda utama mereka, Wong Pei Tty/Chin Eei Hui mengalahkan ganda muda Indonesia, Shendy P. Irawati/Meiliana Jauhari 21-17 21-13. Ganda Malaysia ini mengakhiri peralwanan Shendy/meilaina dalam 33 menit.
Tim Indonesia sempat memperpanjang nafas setelah tunggal kedua Maria Kristin Yulianti tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan tunggal kedua Malaysia, Lidya Cheah Li Ya. Kristin unggul 21-8 21-9 dalam 30 menit.
Malaysia kemudian memastikan diri merebut medali emas setelah ganda kedua mereka, Wong Khe Wei/Ng Hui Lin mampu mengalahkan ganda dadakan Indonesia, Greysia Polii/Lilyana Natsir 19-21 21-12 21-18. Pasangan Grace/Butet sebenarnya berpeluang memenangi pertandingan, sayang eklmudian kehialngan konsentrasi.
Setelah Malaysia unggul 3-1, partai kelima antara tunggal puteri ketiga Indonesia Linda Weni Fanetri dan Sannatasah Saniru urung dimainkan.


Maria Febe Kusumastuti dan Lindaweni Fenetri seperti kompak cedera sehingga tidak melanjutkan pertandingan penyisihan Grup A Piala Uber.