Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 12:42 WIB
Ecclestone: Schumacher Kembali? Wow...
Aloysius Gonsaga AE | lou | Senin, 7 Desember 2009 | 22:06 WIB
|
Share:

JAKARTA, Kompas.com - Rupanya, Bernie Ecclestone juga sangat berharap rumor Michael Schumacher akan kembali tampil di ajang Formula 1 (F1) bisa menjadi kenyataan. Menurut supremo F1 tersebut, Schumi--sapaan Schumacher--memiliki daya tarik yang luar biasa, sehingga kehadirannya membuat ajang balapan jet darat ini bisa semakin seru dan menarik.

Memang, akhir-akhir ini spekulasi tentang kembalinya Schumi sangat santer dibicarakan, setelah muncul kabar Mercedes-Benz yang sudah memiliki sebagian besar saham tim Brawn GP--kini berganti nama menjadi Mercedes GP--berniat menggaetnya. Meskipun kedua kubu membantah adanya pembicaraan untuk merealisasikan kemungkinan tersebut, tetapi rumor terus berkembang.

Mercedes GP yang sudah memastikan Nico Rosberg bakal jadi pebalap nomor satunya pada musim 2010, masih mencari satu pebalap lagi untuk menggenapi skuadnya. Schumi ditengarai sebagai kandidat terkuat untuk mengisinya.

Ini yang membuat Ecclestone ikut bersuara. Meskipun tak terlalu yakin Schumi yang sudah berusia 40 tahun itu akan kembali, tetapi dia tetap berharap kabar tersebut bukan isapan jempol belaka.

"Secara pribadi, saya sangsi dia bakal kembali. Tetapi, mungkin saja hal tersebut bukan hanya sekadar rumor," ungkap Ecclestone kepada The Times.

Satu hal yang Ecclestone tahu, bahwa jika Schumi kembali, maka ini merupakan berita yang sangat bagus dan sangat dinantikan oleh para penggemar F1 di seluruh penjuru dunia.

"Wow, itu akan menjadi daya tarik yang luar biasa," tegas Ecclestone. "Kamu sudah melihat bagaimana reaksi dunia ketika dia menyatakan siap kembali ke F1 setelah Felipe Massa mengalami kecelakaan."

Ecclestone menambahkan: "Apakah berita ini menjadi kenyataan atau tidak, saya tidak tahu. Jika saya Michael, saya tidak akan melakukannya. Tetapi saya yakin, dia akan mendapatkan pekerjaan itu."

Sumber :