KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Roy Jones Mengejar Sejarah
Senin, 30 November 2009 | 14:42 WIB
Roy Jones saat dikalahkan Joe Calzaghe

SYDNEY, KOMPAS.com — Juara dunia empat kelas, Roy Jones, sedang mengincar rekor sejarah saat melawan penyandang gelar dari Australia, Danny Green, pada pertandingan perebutan gelar kelas penjelajah (cruiser) IBO di Sydney, Rabu. 
   
Petinju berusia 40 tahun dari Amerika yang saat ini dianggap sebagai petinju paling ampuh dari ronde ke ronde tersebut akan bermain untuk pertama kalinya di luar Amerika dalam kariernya bertanding selama 20 tahun. 
   
Jones, delapan kali juara dunia, akan menjadi petinju pertama yang menyandang sabuk dunia di tiap kelas mulai, dari kelas menengah hingga kelas berat, bila ia berhasil mengalahkan Green dalam laga 12 ronde itu. 
   
Jones juga akan menjadi petinju pertama dari mantan juara kelas menengah yang memenangi kelas berat dunia dalam 100 tahun ini.
  
Green (36) adalah penyandang gelar tiga kelas berbeda dan akan mempertahankan gelar pertama di kelas penjelajah yang diraihnya setelah menang TKO ronde kelima atas petinju dari Argentina, Julio Cesar Dominguez, di Biloxi, Mississippi, Agustus lalu. 
   
Pertandingan terakhir Jones adalah ketika ia menjadi petinju partai tambahan pada pertandingan Biloxi, sementara Green saat mengalahkan petinju Amerika, Jeff Lacy, pada ronde ke-10.
   
Saat ini ia mencatat rekor 54 kali menang (40 menang KO) dan lima kali kalah dalam 59 pertandingan. Adapun Green 27 kali menang (24 KO) dari 30 pertandingan sejak 2001. "Kelas penjelajah (antara kelas berat ringan dan kelas berat) bukan merupakan kelas yang saya inginkan, tetapi bila ada kesempatan, mengapa tidak dicoba?" kata Jones kepada wartawan minggu ini. 

"Ini merupakan kelas tertinggi yang belum pernah saya menangi, dan untuk mendapatkannya tinggal menunggu waktu saja," katanya. "Saya akan melakukannya, mendapatkannya. Kemudian, saya akan melawan Hopkins," katanya.
   
Setelah Danny Green, Jones dijadwalkan melawan petinju besar lainnya dari Amerika, Bernard Hopkins (44), di Las Vegas, Maret mendatang. "Danny adalah petinju besar. Ia amat kuat dan ia pasti akan menekan saya," kata Jones. "Ia pasti berusaha menjatuhkan saya karena saya sudah berusia 40 tahun dan ia baru 36 tahun. Jadi ia berpikir pasti bisa menjatuhkan saya dan saya siap menghadapinya," katanya.
 
"Kecepatan gerakan kaki dan tangan saya akan menjadi kunci kemenangan saya. Saya dapat menggunakannya dengan baik sehingga saya dapat meraih gelar dalam bertinju. Saya masih yang terbaik," katanya. 

Petinju Australia itu diminta untuk menghajar Jones sejak bel pertama berbunyi sekaligus membuat jarak saat Jones berusaha merapat mendekatinya. "Saya merasa santai dan segar. Persiapan ini amat berat, tetapi juga amat menjanjikan," kata Green kepada wartawan.
 
"Di masa lalu, saya selalu berlatih terlalu keras. Ini merupakan pertandingan besar dalam karier saya. Lawan hebat saya sedang menanti. Saya siap menghadapinya," katanya. 

Green mengatakan, pertandingan itu juga mengingatkannya kembali pada petinju Amerika, Hopkins, yang dikalahkannya dengan angka pada 1993 dan kemungkinan akan melakukan tanding ulang. (AFP/Ant)

Penulis: CAY   |   Editor: cay Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.