KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Danny Kubur Impian Stadium
Laporan wartawan KOMPAS Herlambang Jaluardi
Jumat, 27 November 2009 | 20:47 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Lemparan tiga angka center Bimasakti Nikko Steel Danny Harahap saat pertandingan meyisakan waktu dua detik mengubur impian Stadium Jakarta untuk menikmati kemenangan pertama mereka. Bagi Bimasakti, kemenangan 48-47 itu juga merupakan yang pertama kalinya dalam Turnamen IBL pul B di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jumat (27/11).

Perolehan angka kedua tim berjalan ketat sejak awal pertandingan. Kuarter pertama bahkan ditutup dengan skor 11-11. Stadium baru unggul di kuarter kedua dengan skor 30-26.

Pada kuarter berikutnya, akurasi tembakan Stadium menurun. Akibatnya, mereka hanya membukukan empat angka. Sayangnya, poin Bimasakti juga buruk, meski mencetak tiga angka lebih banyak. Kuarter ini masih menjadi milik Stadium dengan skor 34-33.

Bimasakti berbalik unggul 36-34 di awal kuarter keempat melalui lay-up Made Indra Novrihadi dan satu lemparan bebas DImas Aryo Dewanto. Namun, Stadium kembali memimpin lewat tembakan tiga angka Ferdiyansyah. Point guard ini bersama dengan Christian, membawa Stadium unggul 45-39.

Namun, dua kali tembakan tiga angka Bima Rizky Ardiansyah, membuat pertandingan semakin ketat pada angka 45-46 untuk Stadium. Saat pertandingan kurang dari 10 detik, kemenangan Stadium semakin jelas di depan mata setelah Ferdiansyah menambah satu poin melalui lemparan bebas. Sayangnya, Danny mengoyak impian itu melalui tembakan dari jarak sekitar lima meter, hanya dua detik menjelang bubaran pertandingan.

Dengan kekalahan itu, Stadium terpuruk di dasar klasemen sementara pul B karena menuai tiga kekalahan. Sedangkan Bimasakti merangsek di posisi ketiga dari satu kali menang, dan tiga kali kalah.

"Bersyukur sekali dapat satu kemenangan. Namun sebenarnya bukan hasil yang penting, melainkan kami dapat kesempatan merotasi pemain, dan menilai kemampuan mereka sesungguhnya," kata pelatih Bimasakti Eddy Santoso.

Pada pertandingan lainnya, tim tuan rumah Garuda Flexi Bandung menuai kemenangan ketiga dalam turnamen ini. Kemarin, Nico Donnda dan kawan-kawan menaklukkan Citra Satria Jakarta dengan skor 56-51.

Rendahnya angka bagi Garuda dituding pelatih Raoul Miguel Hadinoto karena pemainnya tampil di bawah performa sesungguhnya. " Saya tidak tahu kenapa mereka bermain seperti itu. Banyak sekali kesempatan yang terbuang sia-sia," kata Raoul.

Sepanjang pertandingan, Garuda melakukan 17 kali turnover, sedangkan lawannya hanya 13. Semifinalis IBL musim 2009 ini juga hanya memasukkan 11 dari 29 kali percobaan dua poin.

Manajer Citra Satria Romy Tanakan Pattipeilohy mengakui bahwa kemampuan pemain Garuda lebih unggul. Tapi permainan anak-anak juga ada peningkatan. Mereka menang tidak dengan cara yang mudah, kata Romy.

 

 

Editor: lou Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.