Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43

LONDON, KOMPAS.com — Rafael Nadal untuk kedua kalinya kalah dengan straight set dalam perjuangannya di ATP World Tour Finals. Setelah ditaklukkan petenis Swedia, Robin Soderling, kali ini unggulan kedua asal Spanyol tersebut menyerah lagi dari pemain Rusia, Nikolay Davydenko. Dalam pertandingan di 02 Arena, London, Rabu (25/11), Nadal menyerah 1-6, 6-7(4/7) dari Davydenko yang pada pertandingan perdananya kalah dari sang juara bertahan, Novak Djokovic.
Dengan hasil ini, bisa dipastikan Nadal sudah tersingkir dari persaingan meskipun dia masih akan menjalani laga pamungkas melawan Djokovic, yang juga ditaklukkan Soderling pada pertandingan kedua. Pasalnya, Nadal kini di dasar klasemen sementara Grup B dan selalu kalah dua set.
Adapun bagi Davydenko, kemenangan tersebut membuka kembali harapannya untuk lolos ke semifinal. Namun, dia harus bisa meraih kemenangan atas Soderling di partai pamungkas nanti untuk bisa menjadi pendamping Soderling, yang meraih tiket babak empat besar karena sudah mengantongi dua kemenangan straight set.
Pada awal duel yang menghabiskan waktu 1 jam 47 menit ini, Nadal terlihat sangat kesulitan mengimbangi permainan Davydenko. Akurasi pukulan dan determinasi yang tinggi membuat Davydenko menang 6-1 pada set pembuka hanya dalam waktu 27 menit.
Pada set kedua, Nadal berusaha bangkit untuk mengatasi ketinggalannya dari petenis nomor tujuh dunia tersebut. Namun, usahanya sudah terlambat karena meskipun sudah berusaha maksimal dalam pertarungan selama 80 menit ini, Nadal tak mampu menghentikan Davydenko.
Hasil tersebut semakin menegaskan bahwa Nadal tak berdaya menghadapi Davydenko jika bermain di lapangan keras seperti di 02 Arena ini. Dalam tiga pertemuan terdahulu di lapangan serupa, Davydenko selalu menang, termasuk skor 7-6(7/3), 6-3 di final Shanghai bulan lalu.