LONDON, KOMPAS.com — Roger Federer baru saja memastikan diri sebagai pemain nomor satu dunia pada akhir tahun 2009 ini. Hal tersebut diraihnya setelah dia menaklukkan Andy Murray dalam pertandingan kedua ATP World Tour Finals di 02 Arena London, Rabu (25/11).
Ini artinya, Federer sudah lima kali menempatkan diri di posisi teratas daftar ATP pada akhir tahun. Dengan demikian, petenis superstar Swiss ini menyamai rekor Jimmy Connors yang lima tahun berturut-turut berada di peringkat satu dunia, dan masih satu strip di bawah petenis legendaris Amerika Serikat, Pete Sampras, yang enam tahun berturut-turut jadi pemain nomor satu sejak 1993-1998.
Sebenarnya, di turnamen akhir tahun ini Federer dan rival terberatnya, Rafael Nadal, bersaing untuk memperebutkan posisi nomor satu dunia di pengujung musim. Namun, Nadal sudah lebih dulu tersingkir karena pada pertandingan pertamanya di turnamen yang menggunakan sistem round-robin ini, unggulan kedua tersebut kalah dua set langsung dari petenis Swedia, Robin Soderling. Sebaliknya, Federer menuai dua kemenangan setelah menaklukkan Fernando Verdasco di laga perdana, sebelum mengalahkan Murray.
"Ini memiliki arti yang sangat banyak, kembali menjadi pemain nomor satu dan tetap menjadi nomor satu di akhir musim. Ini merupakan tahun yang hebat bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan, karena bisa membuat rekor baru sebagai petenis terbanyak meraih gelar grand slam," ungkap Federer, yang sudah mengoleksi 15 gelar grand slam, mengalahkan raihan Sampras (14 kali).
Federer pernah membuat rekor sebagai pemain yang paling lama menduduki posisi teratas peringkat ATP, yaitu selama 237 minggu dari 2 Februari 2004 hingga 17 Agustus 2008, sebelum Nadal menghentikan dominasinya. Namun, setelah itu pemain berusia 28 tahun ini kembali "mengudeta" Nadal pada 6 Juli 2009, setelah meraih gelar di Grand Slam Wimbledon, sekaligus mematahkan rekor Sampras sebagai pemain yang paling banyak menjadi juara grand slam.
Kini Federer menyamai prestasi Ivan Lendl, sebagai satu-satunya petenis yang mempertahankan, kehilangan, dan mengambil kembali ke posisi sebagai pemain nomor satu dunia, dalam sejarah ranking ATP sejak 1973. Lendl menjadi pemain nomor satu sejak 1985-1987, kemudian melorot ke urutan dua di belakang Mats Wilander pada 1988, sebelum merebut kembali posisi itu pada akhir tahun 1989. (ATP)
- Daftar pemain nomor satu dunia di setiap akhir tahun (sejak 1973):
Year Player
2009 Roger Federer (Swiss)
2008 Rafael Nadal (Spanyol)
2007 Roger Federer (Swiss)
2006 Roger Federer (Swiss)
2005 Roger Federer (Swiss)
2004 Roger Federer (Swiss)
2003 Andy Roddick (AS)
2002 Lleyton Hewitt (Australia)
2001 Lleyton Hewitt (Australia)
2000 Gustavo Kuerten (Brasil)
1999 Andre Agassi (AS)
1998 Pete Sampras (AS)
1997 Pete Sampras (U.S.)
1996 Pete Sampras (AS)
1995 Pete Sampras (AS)
1994 Pete Sampras (AS)
1993 Pete Sampras (AS)
1992 Jim Courier (AS)
1991 Stefan Edberg (Swedia)
1990 Stefan Edberg (Swedia)
1989 Ivan Lendl (Republik Ceko)
1988 Mats Wilander (Swedia)
1987 Ivan Lendl (Republik Ceko)
1986 Ivan Lendl (Republik Ceko)
1985 Ivan Lendl (Republik Ceko)
1984 John McEnroe (AS.)
1983 John McEnroe (AS)
1982 John McEnroe (AS)
1981 John McEnroe (AS)
1980 Bjorn Borg (Swedia)
1979 Bjorn Borg (Swedia)
1978 Jimmy Connors (AS)
1977 Jimmy Connors (AS)
1976 Jimmy Connors (AS)
1975 Jimmy Connors (AS)
1974 Jimmy Connors (AS)
1973 Ilie Nastase (Romania)

Maradona Yakin Capello Dipecat FA
Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona menganggap, itu adalah pencopotan yang direncakan oleh FA agar Fabio Capello mundur sebagai pelatih.

